Black Friday: Pengertian, Sejarah dan Kapan Berlangsungnya

Amerika Serikat merupakan negara yang cukup banyak memiliki hari libur dan perayaan. Hari libur tersebut ada yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dan ada juga yang tidak. Beberapa hari libur tersebut ada yang berlaku bagi semuanya namun ada pula yang berlaku hanya untuk kalangan tertentu saja. Misalnya pada hari libur tertentu maka bank, sekolah dan kantor pos akan ikut libur juga, tetapi beberapa perusahaan lain ada yang masih masuk di hari itu.

Tidak seperti di negara lain, hari libur di Amerika kebanyakan dirayakan pada hari yang lebih kondusif dan terkadang dikombinasikan dengan akhir pekan, jadi tidak selalu dirayakan tepat di tanggal yang berkaitan. Karena kebanyakan orang tidak bekerja di hari sabtu dan minggu, biasanya hari libur akan diletakkan pada hari senin, tetapi tidak semua hari libur seperti itu. Beberapa contoh hari libur dan perayaan yang ada di Amerika adalah tahun baru, hari valentine, hari presiden, april mop, hari ibu, hari ayah, hari kemerdekaan, hari buruh, hari veteran, halloween, thanksgiving, dan hari natal.

pengertian black friday

Sebenarnya masih banyak lagi hari libur dan perayaan yang ada di Amerika, yang mungkin tidak cukup jika dituliskan satu persatu. Beberapa hari libur juga kurang begitu familiar di telinga kita, salah satunya adalah perayaan Black Friday. Pasti banyak diantara kita yang belum mengetahui apa itu Black Friday, bahkan mungkin baru mendengar istilah itu sekarang. Black Friday adalah festival belanja yang menawarkan diskon terbesar dalam satu tahun itu.

Kapan Black Friday Berlangsung

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, orang Amerika suka sekali mengkombinasikan hari libur yang ada, sehingga mereka akan mendapatkan jatah libur yang lebih banyak. Itu juga lah yang mungkin mendasari munculnya Black Friday. Karena perayaan Black Friday ini dilakukan sehari setelah perayaan Thanksgiving, tepatnya tentu saja pada hari Jumat, sesuai dengan namanya.

Dan untuk tahun 2017 ini akan dirayakan pada hariJumat di tanggal 24 November. Bagi yang belum paham dengan perayaan Thanksgiving mungkin agak bingung kenapa sehari setelah Thanksgiving selalu hari Jumat, jawabannya adalah karena perayaan Thanksgiving dilakukan pada hari Kamis keempat pada bulan November, sehingga otomatis sehari setelahnya tentu saja hari Jumat.

Apa itu black friday

Orang berbondong-bondong membeli barang pada saat Black Friday

Sejak tahun 1952, perayaan Black Friday ini dianggap menandai dimulainya musim belanja dalam rangka menyambut hari Natal. Kebanyakan retail besar yang ada di Amerika akan buka jauh lebih awal dan menawarkan berbagai macam promosi. Ini tentunya kabar yang menggembirakan bagi para pekerja di luar bidang retail dan para pelajar, karena mereka mendapatkan libur di hari Kamis (karena Thanksgiving) dan di hari Jumat (Black Friday), ditambah lagi dengan liburan akhir pekan di hari Sabtu dan Minggu. Dengan demikian mereka akan mendapatkan jatah libur selama 4 hari pada satu minggu tersebut.

Banyaknya jatah libur tersebut tentunya akan meningkatkan jumlah pengunjung dan yang berbelanja di berbagai retail besar di sana. Sehingga bukan hal yang aneh jika hari tersebut menjadi hari belanja tersibuk selama setahun. Bahkan banyak orang yang rela berbaris untuk mengantri sebelum tokonya dibuka, demi mendapatkan diskon besar-besaran tersebut.

Dalam beberapa tahun belakangan, promosi penjualan acara Black Friday malah sudah dilakukan sebelum hari Jumat. Beberapa toko telah melakukan promosi sejak hari Thanksgiving, bahkan ada yang memulainya di hari Rabu. Maka bukan hal yang mengejutkan jika obral dalam Black Friday akan dimulai sejak hari Senin selama seminggu tersebut.

Sejarah Black Friday

Satu hal yang mungkin agak membuat penasaran adalah mengenai penamaan perayaan tersebut, kenapa harus Black Friday, kenapa tidak nama yang lain saja. Banyak sekali pendapat dari setiap orang mengenai hal tersebut, tetapi jawaban yang paling mendekati justru berasal dari Wikipedia, yaitu bahwa banyak sekali toko retail yang melaporkan tentang pendapatan tertinggi mereka yang berhasil dicapai pada perayaan Black Friday tersebut.

Kata Black atau hitam dari kalimat tersebut berasal dari catatan bisnis mereka yang ditandai dengan hilangnya tinta merah dan digantikan dengan tinta hitam, maksudnya adalah mereka berhasil menghilangkan kerugian mereka dan malah mendapatkan banyak keuntungan. Tradisi warna tersebut juga diterapkan pada berbagai software keuangan modern.

sejarah black friday

Berbagai macam cara dilakukan untuk melakukan promosi acara Black Friday, salah satunya adalah dengan iklan. Kebanyakan iklan telah dicetak di berbagai media pada hari Kamis atau saat Thanksgiving. Bahkan lebih parahnya lagi ada yang telah mengeluarkan iklan sejak awal November atau kadang-kadang malah di akhir Oktober. Beberapa toko juga melakukan promosi dengan menjual barang tertentu yang hanya dijual pada perayaan tersebut.

Tidak hanya berjualan di tempat saja, perayaan Black Friday ini juga dilakukan oleh toko secara online. Ada toko yang hanya berjualan offline saja, tetapi banyak juga yang menerapkan kedua sistem tersebut. Bahkan beberapa penjualan secara online malah sudah dilakukan sebelum hari Jumat.

Selama bertahun-tahun, para retail biasanya mulai membuka toko sejak jam 6 pagi untuk perayaan Black Friday ini. Namun di akhir tahun 2000-an, banyak yang sudah mulai buka sejak jam 4 atau jam 5 pagi. Semakin lama semakin berkembang pula jam buka untuk toko retail tersebut. Di tahun 2011 beberapa retail untuk pertama kalinya sudah mulai buka sejak tengah malam.

Bahkan di tahun 2012 beberapa retail besar malah sudah buka sejak jam 8 malam. Sejak tahun 2014, beberapa toko seperti JCPenney, Best Buy, dan Radio Shack mulai buka sejak jam 5 sore di hari Thanksgiving, sementara toko seperti Target, Walmart, Belk, dan Sears buka sejak jam 6 sore. Hal ini berdampak pada pelarangan untuk melakukan penjualan di hari Thanksgiving yang dilakukan oleh beberapa negara bagian.

Manfaat Black Friday

manfaat black friday

Pemberian diskon besar-besaran yang dilakukan oleh toko online selama Black Friday

Perayaan ini sebenarnya lebih memberikan manfaat kepada pihak retail yang berhasil memperoleh penghasilan tertingginya dalam setahun. Manfaat yang didapatkan oleh para pembeli mungkin hanya kepuasan karena mendapatkan barang yang diinginkan dengan harga yang lebih murah.

Namun ternyata banyak sekali laporan mengenai insiden kecelakaan atau bahkan kekerasan yang terjadi pada acara tersebut. Hal ini memang cukup wajar terjadi karena animo pembeli yang begitu tinggi sampai rela berdesak-desakan atau bahkan berkemah di sekitar toko sebelum buka. Intinya adalah kita harus tetap berhati-hati dalam perayaan tersebut dan menjadi pembeli yang cerdas dan mampu memahami situasi yang ada.

Ada pertanyaan atau komentar?