Adobe Flash Windows 10 Dihentikan

Adobe Munculkan Peringatan Penghentian Flash ke Pengguna Windows 10

NESABAMEDIA.COMTak hanya tahun 2020 yang akan segera berakhir, namun juga Adobe Flash yang akan turut mengakhiri keberadaanya terhitung mulai tanggal 31 Desember 2020 nanti.

Adobe akan menghentikan dukungan untuk Flash dan pihaknya pun ingin memastikan bahwa pengguna Windows 10 akan mendapatkan kabar penghentian dukungan Flash ini di perangkat mereka.

Adobe Flash sudah lama melayani pengguna internet, khususnya mereka yang menggunakan perangkat Windows. Bahkan mungkin Flash sudah ada sejak penggunaan internet mulai booming. Saat itu Flash telah menjadi sebuah keharusan dalam hal keamanan di internet.

Namun kini, mayoritas web telah menjauh darinya demi teknologi yang lebih modern dan standar. Setelah tanggal 31 Desember 2020, Adobe secara resmi tidak akan lagi mendukung keberadaan Flash. Pengguna pun kembali mengingat, bahwa plugin browser ini terakhir kali mendapatkan pembaruan masih beberapa hari yang lalu, yakni tanggal 9 Desember. 

Tepat pada tanggal 12 Januari 2021, Adobe Flash Player dan hampir semua plugin flash tidak akan bisa lagi memainkan konten flash. Meski demikian, bukan berarti Flash player dan pluginnya secara otomatis menjadi tidak aktif dan aman. Oleh karena itu, Adobe dan Microsoft mengambil langkah ekstra agar tidak menjadi pihak yang disalahkan jika ada masalah pada perangkat pengguna.

Adobe pun mulai memunculkan peringatan di Windows 10, yang memberitahukan pengguna soal deadline dan menyarankan untuk segera mencopot program Flash Player. Pasalnya, meski tidak digunakan lagi, software itu masih bisa dieksploitasi untuk mendapatkan akses jarak jauh oleh orang tidak bertanggung jawab. Terlebih, Flash tidak lagi mendapatkan pembaruan keamanan. 

Pengguna Windows 10, ditawarkan dua pilihan yakni mencopot Adobe Flash atau meminta untuk diingatkan lagi di lain waktu. 

Sementara itu Microsoft telah menyiapkan rencana yang lebih drastis lagi, di mana mereka akan membantu pengguna mencopot Adobe Flash secara otomatis dari perangkat. Nantinya, hal ini akan dilakukan dalam bentuk pembaruan opsional Windows di tahun depan. 

Namun, yang terdampak hanyalah Flash yang dipasang oleh sistem Windows 10. Sementara pengguna masih harus mencopot konten Flash yang mereka pasang sendiri secara manual. Dengan asumsi, browser juga tidak melakukannya secara otomatis seperti yang dilakukan Microsoft.

Bambang

Pernah menjadi jurnalis dan juga Social Media Manager di Merdeka.com selama lebih dari 2 tahun, sebelum akhirnya mengerjakan sejumlah proyek website yang dioptimasi dan dimonetisasi Google Adsense. 

Kini sedang aktif dalam pembuatan konten Youtube dokumenter bertema sosial serta menjadi penulis konten untuk sejumlah website. 

Leave a Reply

Send this to a friend