10+ Alat Musik Tiup Beserta Penjelasan dan Gambarnya

Alat musik tiup adalah alat musik yang sumber suaranya dihasilkan oleh getaran udara (biasanya di dalam instrumen). Seluruh atau sebagian alat musik jenis ini dibentuk sedemikian rupa sehingga menyerupai tabung.

Bentuk semacam inilah yang membuat getaran akan memiliki panjang dan pitch tertentu. Golongan alat musik tiup biasanya disebut dengan aerofon atau aerophones.

Berdasarkan sumber bunyinya, alat musik tiup dikelompokkan ke dalam beberapa kategori yaitu alat musik tiup yang sumber bunyinya berasal dari lubang tiup (flute, blowhole), moncong sempritan (whistle mouth), buluh tunggal (single reed), buluh ganda (double reed), moncong mangkuk (cup mouth-piece), dan lain-lain.

Sementara itu, jika dilihat dari bahan atau material pembuatannya, golongan alat musik tiup dikelompokkan menjadi dua kelompok yaitu kelompok alat musik tiup kayu dan kelompok alat musik tiup logam.

10 Alat Musik Tiup dan Penjelasannya

Di bawah ini disajikan 10 alat musik tiup dan penjelasannya yang terbuat dari kayu maupun dari logam.

1. Fagot

Alat Musik Tiup Fagot

Fagot atau bassoon dalam bahasa Inggris adalah jenis alat musik tiup kayu yang dikembangkan pertama kali oleh Heckel seorang pembuat alat musik berkebangsaan Jerman pada abad 17.

Sebagai lidah getar, fagot menggunakan double reed atau buluh ganda. Fagot memiliki panjang sekitar 2,5 meter dan terdiri dari pipa panjang berbentuk U serta logam berbentuk huruf S. Di samping itu, fagot juga memiliki corong atau bore berkerucut. Umumnya fagot digunakan dalam orkestra, band konser, atau litertur musik kamar.

Terdapat beberapa jenis fagot yaitu fagot bercorong panjang dan fagot bercorong pendek. Fagot bercorong panjang menghasilkan nada yang gelap serta bunyi dengan intonasi yang lebih nyata. Sebailknya, fagot bercorong pendek menghasilkan nada rendah dan sangat sulit dikendalikan.

2. Flute

Flute

Flute pertama kali dibuat oleh French Hotteferre di penghujung abad 17. Desain dan material flute yang dibuat saat itu berasal dari kayu. Namun, pada tahun 1830, desain dan material flute kemudian diganti dengan logam oleh Theobald Boehm.

Flute yang terbuat dari logam ini menghasilkan suara yang jauh lebih baik dan cemerlang dibandingkan dengan flute yang terbuat dari kayu. Flute sangat cocok digunakan untuk melantunkan karya-karya melodis yang tenang dan penuh dengan ornamen.

Karena itu, cara memainkannya pun memerlukan ketangkasan teknis dari pemainnya. Terdapat berbagai macam flute di antaranya adalah piccolo, flute, flute alto, dan flute bass.

3. Horn

Horn

Menurut kamus, horn diartikan sebagai tanduk, corong, atau alat musik tiup tradisional yang terbuat dari tanduk binatang. Selain itu, horn juga diartikan sebagai alat musik tiup logam bercorong lebar atau berbentuk tubus. Sesuai namanya, alat musik horn sejatinya merupakan tiruan dari horn atau tanduk binatang. Alat musik ini umum digunakan dalam orkes. Dibandingkan dengan alat musik tiup yang terbuat dari kayu, horn memiliki sistem mekanik serta teknik bermain yang berbeda.

Nada yang dihasilkan instrumen horn berasal dari gerakan bibir pemainnya. Ketika pemain meniup di mouth piece yang kecil dan sempit, pemain memberi tekanan tertentu. Teknik meniup semacam ini didasarkan pada teknik menggerak bibir yang diubah-ubah. Dari teknik semacam ini, sebagian nada tinggi yang berasal dari satu nada dasar dalam seri harmonik dapat dihasilkan. Tinggi rendahnya nada yang dihasilkan alat musik ini sangat tergantung dari panjang pendeknya tabung.

Instrumen horn dilengkapi dengan tiga katup. Fungsi ketiga katup tersebut adalah untuk merendahkan nada dalam berbagai macam tingkatan. Craanya adalah dengan jalan membuka tabung yang panjangnya bervariasi. Dengan mengkombinasikan katup tersebut, tdak sedikit harmonik yang kromatis yang dihasilkan.

Terdapat bermacam-macam instrumen horn di antaranya adalah flugel-horns, natural-horns, Russian-horns, German-horns, French-horns, Vienna-horns, mellophone, marching-horns, saxhorns, dan wagner tuba.

4. Klarinet

Alat Musik Tiup Klarinet

Menurut kamus, klarinet adalah alat musik tiup kayu (woodwind) dengan lidah getar (reed) tunggal. Instrumen ini pertama kali dibuat di Nuremberg, Jerman oleh Johan Christoph Denner pada tanggal 14 Januari 1692 dengan mengadopsi alat musik tiup lain yaitu chalumeau. Alat musik favorit Mozart ini mulai digunakan dalam orkes dan band militer pada pertengahan abad ke-18. Selain itu, instrumen ini juga kerap digunakan dalam band hiburan.

Terdapat bermacam-macam klarinet di antaranya adalah clarinet in-Bes, clarinet in-A, bass-clarinet in-Bes, bass-clarinet in-A, clarinet in-Es, clarinet in-C, clarinet in-D, alto-clarinet, double bass clarinet, dan tenor-clarinet in-F atau corno di basetto.

5. Oboe

Oboe

Seperti fagot atau bassoon, oboe adalah sejenis alat musik tiup yang menggunakan double reed atau buluh ganda sebagai lidah getarnya. Oboe sejatinya merupakan hasil perkembangan dari instrumen shawn yang biasa digunakan di benua Eropa pada abad 13.

Sejarah mencatat bahwa keluarga French Hotterre-lah yang pertama kali memproduksi oboe. Instrumen oboe banyak digunakan oleh para musisi di kerajaan Louis XIV.

Di abad 18, instrumen oboe mulai banyak digunakan oleh hampir semua kelompok musik di Eropa. Seabad kemudian, tepatnya abad 19, instrumen oboe mulai mengalami perkembangan sistem mekanik yang lebih lengkap hingga instrumen oboe mencapai puncak kesempurnaannya. Perubahan ini dipelopori oleh para pembuat instrumen oboe di Perancis.

6. Saksofon

Alat Musik Tiup Saksofon

Saksofon adalah sejenis alat musik tiup yang diklasifikasikan ke dalam instrumen clarinet yang menggunakan single reed sebagai lidah getarnya. Saksofon pertama kali dibuat pada tahun 1840 oleh Adolphosax.

Umumnya, saksofon kerap dimainkan oleh kelompok band atau korps musik militer, orkestra, atau dimainkan secara solo. Ada beberapa macam instrumen saksofon, di antaranya adalah saksofon sopran, saksofon alto, saksofon tenor, dan saksofon bariton. Pemain saksofon yang terkenal di antaranya adalah Kenny G dan Dave Koz.

7. Suling atau seruling

Suling

Suling atau disebut juga dengan seruling adalah alat musik tiup tradisional yang terbuat dari bambu. Suling yang lebih modern biasanya terbuat dari nikel-perak, logam berlapis perak, perak, emas atau perak-emas. Suling umumnya berbentuk seperti pipa dan panjang. Bambu yang digunakan untuk membuat suling memiliki ketebalan yang tipis. Adapun bagian mouthpiece suling biasanya terletak di dekat lubang kecil dan diikat dengan rotan.

Suling tradisonal dapat ditemui di beberapa di kawasan Asia Tenggara seperti Indonesia, Brunei, Malaysia, Singapura, dan Filipina. Di beberapa wilayah di Indonesia, suling disebut juga dengan bangsil, gala, foi, bangsi, basing, sarune, taratoit, sordam, bobi, semaku, dan sebagainya.

8. Trumpet

Alat Musik Tiup Trumpet

Menurut kamus, trumpet adalah alat musik tiup logam dan merupakan pengembangan dari alat musik aba-aba (semboyan) dan mulai digunakan dalam orkes sejak abad ke-17. Awalnya, alat music trumpet hanya memiliki jangkauan nada yang terbatas.

Namun, di penghujung abad ke-18, sisi mekanik trumpet mulai dikembangkan oleh para pembuat instrumen logam. Tujuannya agar trumpet memiliki jangkauan nada yang lebih luas.

Pada abad 19, alat music trumpet terus mengalami perkembangan sejalan dengan perkembangan teknologi. Saat itu, trumpet yang dibuat adalah trumpet yang menggunakan piston dan diproduksi oleh Stolzel dan Bluhmel. Hal ini jelas membuat para pemain trumpet dapat menjangkau nada yang jauh lebih luas.

Sebagaimana alat music tiup lainnya, trumpet juga terdiri dari berbagai macam jenis. Adapun jenis-jenis trumpet di antaranya adalah bass-trumpet, piccolo trumpet, fantare trumpet, clarion, principale, slide trumpet, dan trumpet marine.

9. Trombone

Trombone

Trombone atau trumpet besar adalah alat musik itup yang pilihan nadanya dari dari hasil mengatur panjang pendeknya tabung suara atau slide-trombone. Jenis-jenis trombone antara lain alto-trombone, tenor-trombone, bass-trombone, double-bass trombone, dan tenor-bass trombone.

10. Tuba

Alat Musik Tiup Tuba

Menurut kamus, tuba adalah alat musik tiup yang terbuat dari logam. Bentuknya mirip horn hanya saja ukurannya lebih besar dan memiliki wilayah suara bass dan kontra. Tuba dibuat pertama kali di Berlin, Jerman sekitar tahun 1830an. Sebagai bagian dari kelompok alat musik tiup in F, tuba memiliki kualitas suara yang bagus, mempunyai ambitus yang sangat luas, dan memiliki karakter suara yang berbeda dengan trombone.

Ada beberapa jenis trombone seperti contra bass tuba in-Es, bass tuba in-Es, dan bass tuba in-F. Yang paling umum digunakan dalam standar orkes adalah bass tuba in-F dan bass tuba in-Es. Trombon juga terdiri dari berbagai macam ukuran.

Tuba yang terkecil disebut dengan tenor tuba dan disebut dengan euphonium. Alat musik tiup sejenis yang berukuran lebih besar dikelompokkan ke dalam keluarga horn meskipun berbentuk sama dengan tuba. Adapun fleugel-horn yang merupakan tuba terkecil, dikelompokkan ke dalam keluarga tuba.

Sekian pembahasan kita kali ini mengenai alat musik tiup dan penjelasannya. Semoga bermanfaat. Terima kasih.

Leave a Reply

Send this to a friend