Mengenal Pengertian Sistem Informasi Akuntansi

Apa Itu Sistem Informasi Akuntansi? Mengenal Pengertian Sistem Informasi Akuntansi

Semakin besar sebuah perusahaan, semakin penting peranan yang dipegang oleh Sistem Informasi Akuntansi. Agar sistem ini lebih mudah untuk dipahami, kita perlu mengetahui terlebih dulu tentang apa yang dimaksud dengan informasi, akuntansi, dan sistem itu sendiri.

Jadi, apa itu sistem, informasi, dan akuntansi?

Sistem adalah serangkaian variabel yang diatur sedemikian rupa sehingga satu sama lain saling bekerja sama untuk mencapai tujuan-tujuan yang sudah ditentukan sebelumnya.

Sedangkan akuntansi dapat diartikan sebagai seni pencatatan transaksi keuangan yang ditujukan untuk mengolah data keuangan menjadi informasi finansial.

Mengenai informasi, di dalam lingkup bisnis, informasi adalah data yang dikumpulkan dari lapangan dan sudah diproses dengan metode tertentu sehingga layak untuk dijadikan sebagai landasan dalam mengambil keputusan.

Apa Itu Sistem Informasi Akuntansi?

Dari ketiga definisi di atas, kita bisa mengambil kesimpulan mengenai apa yang dimaksud dengan sistem informasi akuntansi.

Sistem Informasi Akuntansi adalah sebuah sistem yang dirancang untuk mempermudah pengambilan keputusan yang terkait dengan informasi keuangan.

Masih kurang yakin? Mari kita simak menurut para ahlinya.

Menurut Bodnar dan Hopwood (2010), accounting information system is a collection of resources, such as people and equipment, designed to transform financial and other data into information.

Terjemahannya, sistem informasi akuntansi adalah kumpulan sumber daya seperti manusia dan perlengkapan yang didesain untuk mengubah data keuangan dan data lainnya menjadi informasi.

Menurut Romney dan Steinbart (2012), sistem informasi akuntansi adalah sebuah sistem yang mengumpulkan, mencatat, menyimpan, dan mengolah data yang ditujukan untuk menyediakan informasi bagi para pembuat keputusan.

Mengenal Apa Itu Sistem Informasi Akuntansi

Ada lima manfaat yang bisa diperoleh dari penerapan Sistem Informasi Akuntansi dalam sebuah perusahaan:

  1. Pengambilan keputusan yang lebih baik.
  2. Pengawasan dan pengendalian aset internal perusahaan untuk mencegah dan mendeteksi hilangnya aset yang disebabkan oleh ketidaksengajaan mapun kesengajaan (misalnya, penggelapan aset).
  3. Dapat meningkatkan efisiensi kinerja, terutama untuk aktivitas-aktivitas yang dilakukan secara rutin dalam siklus operasi perusahaan.
  4. Untuk menghasilkan berbagai laporan yang kemudian disampaikan kepada pihak-pihak eksternal, misalnya investor, instansi pemerintah, kreditur, supplier, masyarakat, dan sebagainya.
  5. Efisiensi biaya produksi.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, sistem terdiri dari sekelompok variabel atau komponen. Beberapa komponen yang menjadi bagian dari Sistem Informasi Keuangan adalah sebagai berikut:

  • Pihak internal perusahaan seperti CEO, manajer, akuntan, departemen pemasaran, departemen pembelian, departemen produksi, dan sebagainya.
  • Prosedur dan instruksi yang berkenaan dengan pengumpulan, pengolahan, penyimpanan, dan pendistribusian informasi.
  • Kumpulan data seperti inventaris, faktur, general ledger (buku besar), laporan tagihan pelanggan, dan sebagainya.
  • Software akuntansi seperti Oracle Finance atau Quickbooks.
  • Infrastruktur teknologi yang diperlukan untuk mengelola Sistem Informasi Akuntansi.
  • Pengendalian internal yang merujuk pada langkah-langkah yang diambil untuk mengamankan sistem dan data.

Leave a Reply

Send this to a friend