Apa Itu Web Deface? Mengenal Pengertian Web Deface Lebih Jauh

Web deface termasuk sebagai aksi vandalisme yang dilakukan secara elektronis dan termasuk salah satu serangan keamanan yang sangat sering terjadi. Sasaran web deface pada umumnya adalah website milik pemerintah dan perusahaan.

Bagi pihak-pihak yang menjadi korban serangan, web deface adalah sebuah kejahatan. Tapi, penilaian yang berbeda bisa saja datang dari publik, terutama ketika web deface tersebut menyelipkan pesan-pesan yang sesuai dengan keinginan publik.

Apa Itu Web Deface?

Web deface adalah serangan terhadap website untuk mengubah tampilannya secara paksa. Ciri-ciri website yang terserang sangat mudah dikenali karena biasanya tampilan berubah secara drastis dan disertai dengan pesan-pesan yang tidak wajar.

Pesan-pesan tersebut kadang berupa sindiran terhadap lemahnya keamanan website, dan kadang berupa pesan-pesan politik.

Mengenal Apa Itu Web Deface

Dari pesan-pesan yang muncul inilah, semua orang bisa mengetahui tujuan pelaku. Mungkin sekedar iseng, mungkin ingin membuktikan kemampuan diri sendiri, mungkin karena merasa terusik dengan pemberitaan-pemberitaan di sebuah media massa, atau mungkin karena terdorong situasi politik dan sosial yang tengah terjadi.

Web deface juga kadang dilakukan untuk mengikuti kontes yang diselenggarakan di berbagai forum atau sekedar untuk memperkenalkan sebuah grup baru.

Beberapa Kasus Web Deface Yang Pernah Terjadi

Pada tahun 2018, National Health Service (NHS) di United Kingdom dihack oleh AnoaGhost selama beberapa hari sebelum akhirnya diperbaiki.

Tempo sebagai salah satu website berita di Indonesia pernah mengalami serangan web deface. Pelaku menayangkan pesan yang pada intinya menuduh website tersebut sudah menyebarkan informasi hoax.

Website resmi DPR RI yang beralamat di dpr.go.id juga pernah di-deface dengan mengganti kepanjangan DPR dari “Dewan Perwakilan Rakyat” menjadi “Dewan Penghianat Rakyat”.

Pada bulan Oktober 2020, tampilan website DPRD Parepare diganti dengan sebuah foto bertuliskan “The Real Impostor DPR”, dan di bawah foto terdapat pesan yang penuh dengan kata-kata makian.

Mengenal Apa Itu Web Deface

Web deface yang ditujukan untuk mendukung gerakan-gerakan sosial atau politik disebut sebagai bagian dari hacktivism, dan pelakunya mendapat julukan “hacktivist” atau “patriot hacker”.

Salah satu aktivitas para hacktivist yang berlangsung cukup lama adalah #OpIsrael yang pelakunya terdiri dari beberapa kelompok yang berbeda.

Hacktivist yang juga cukup terkenal belakangan ini adalah “VandaTheGod” yang kadang menggunakan alias “Vanda de Assis” atau “SH1N1NG4M3”. Tercatat sudah ada ribuan website yang menjadi korbannya di berbagai negara.

Web deface itu sendiri dapat terjadi karena adanya celah keamanan pada website. Menurut SiteLock, website yang menggunakan platform WordPress lebih rentan terhadap serangan apabila menggunakan lebih dari lima plugin. Oleh karena itu pemilik website disarankan untuk menggunakan plugin seperlunya saja dan plugin harus dipilih secara hati-hati. Jangan asal pasang hanya karena merasa tertarik dengan sebuah plugin.

Leave a Reply

Send this to a friend