Nesabamedia—Apple dikabarkan hampir saja mengakuisisi Lux Optics, perusahaan rintisan di balik aplikasi kamera populer Halide. Akuisisi ini gagal terjadi pada September 2025 karena pertimbangan internal dari pihak Lux Optics sendiri.
Meski batal, langkah ini menjadi sinyal jelas bahwa Apple sangat serius ingin meningkatkan pengalaman kamera iPhone.
Dilaporkan GSM Arena, Sabtu, kesepakatan tersebut diungkapkan sendiri oleh salah satu pendiri Lux Optics. Jika kesepakatan itu berhasil, Apple berencana untuk membawa peningkatan signifikan pada aplikasi kamera bawaan iPhone.
Pengembangan ini tentu saja tidak main-main, diproyeksikan berdampak besar akan peningkatan spesifikasi kamera bawaan di iPhone, dengan memanfaatkan teknologi dari Lux Optics, yang juga dikenal sebagai pengembang aplikasi pencitraan lain seperti Kini, Spectre, dan Orion.
Mengapa Lux Optics menolak? Para pendirinya memutuskan untuk tidak melanjutkan kesepakatan karena mereka percaya bahwa pembaruan layanan di aplikasi-aplikasinya, termasuk Halide, dapat meningkatkan valuasi perusahaan. Mereka lebih memilih untuk mengembangkan bisnisnya sendiri.
Meskipun akuisisi ini gagal, ada hikmah di baliknya. Langkah Apple yang hampir membeli perusahaan dengan keahlian fotografi komputasional ini menjadi sinyal jelas bahwa Apple berencana menawarkan peningkatan signifikan pada kamera iPhone di tahun 2026.
Rumor yang beredar juga menyebut Apple tengah mengerjakan fitur bukaan variabel untuk kamera iPhone 18 Pro yang disiapkan rilis musim gugur ini.
Jadi, meskipun Halide tidak akan menjadi bagian dari Apple, pengguna iPhone tetap bisa berharap bahwa perangkat keras kamera yang semakin canggih akan diimbangi dengan perangkat lunak yang lebih pintar dan fitur-fitur profesional di masa mendatang.
Meskipun akuisisi ini tertunda, agaknya kedua perusahaan sama-sama belum memiliki kesepakatan yang dewasa, terbukti dari Lux yang masih ogah-ogahan, sedangkan Apple terlihat berniat besar.





