• Our Partners:

apple tutup toko akibat lonjakan kasus covid-19

Apple Kembali Tutup Toko Akibat Lonjakan Kasus Positif COVID-19

NESABAMEDIA.COM – Setelah sempat membuka dan menutup tokonya beberapa pekan belakangan, Apple memutuskan kembali menutup lebih banyak jaringan ritel di Amerika Serikat sebagai tanggapan terhadap lonjakan COVID-19 di negara bagian di seluruh negeri. Dilansir oleh CNBC, pada hari Rabu, pihak produsen iPhone tersebut mengatakan akan menutup 30 lokasi tambahan di tujuh negara bagian, sehingga jumlah total toko yang ditutup menjadi 77, atau lebih dari 25 persen dari total layanannya di Amerika Serikat.

Negara-negara yang dilanda gelombang penutupan ini termasuk Alabama, California, Georgia, Idaho, Louisiana, Nevada, dan Oklahoma. Beberapa, jika tidak semua, toko di Arizona, Florida, Mississippi, Carolina Utara, Carolina Selatan, Texas, dan Utah tetap ditutup sebagai bagian dari gelombang penutupan Apple sebelumnya. Apple juga telah menutup kembali beberapa lokasi di luar negeri, dikutip dari 9to5Mac.

Apple mengoperasikan 271 lokasi ritel di negeri Paman Sam, pasar terbesar bisnis ritel fisiknya. Perusahaan itu merupakan yang pertama di negara asalnya yang berani menutup semua tokonya pada pertengahan Maret dan memulai kembali operasionalnya untuk sebagian besar toko pada Mei silam sebagai bagian dari rencana pembukaan kembali jaringan ekonomi terstruktur sesuai standar protokol kesehatan otoritas setempat. Namun, lonjakan kasus COVID-19 baru-baru ini yang mencapai angka 50.000 konfirmasi positif dalam sehari di seluruh Amerika Serikat memaksa Apple untuk kembali ke menutup toko dan melakukan pencegahan yang lebih ketat untuk melindungi keselamatan pekerja dan pelanggan.

“Karena kondisi pandemi COVID-19 saat ini di beberapa komunitas yang kami layani, kami sementara menutup toko di area ini,” ungkap Apple dalam sebuah pernyataan kepada CNBC. “Kami mengambil langkah ini dengan sangat hati-hati karena kami memantau situasi dengan cermat dan kami berharap tim dan pelanggan kami segera kembali.”

Pelanggan yang meninggalkan barang di Toko Apple untuk diperbaiki harus mengharapkan toko dapat kembali dibuka dalam beberapa hari ke depan dengan informasi tentang cara mendapatkan barang kembali, kata juru bicara perusahaan melalui surel (email).

Toko-toko di beberapa bagian lain negara bagian itu akan tetap buka, kata juru bicara itu.

Leave a Reply

Send this to a friend