apple dan microsoft

Apple Swift dan Google Flutter Kini Hadir di Perangkat Berbasis Windows 10

NESABAMEDIA.COMBahasa pemrograman Apple Swift dan juga UI Framework Flutter Google untuk bahasa pemrograman Dart telah hadir di Windows 10. Apple dan Google telah merilis tool baru bagi para pengembang untuk bisa menggunakan kedua bahasa pemrograman tersebut menggunakan perangkat berbasis Windows 10.

Apple Swift merupakan sebuah bahasa pemrograman bersifat open source yang pada umumnya digunakan para pengembang untuk membuat dan mengembangkan aplikasi untuk iOS, macOS, watchOS, tvOS, Linux dan juga platform z/OS.

Dalam hal ini pihak Apple telah merilis sebuah tools yang berisi segala hal yang dibutuhkan guna membuat dan menjalankan kode Swift di perangkat Windows 10. Toolchain Windows 10 untuk Swift versi 5.3 itu disediakan oleh Saleem Abdulrasool, seorang anggota inti di Swift dan juga Software Engineer di Google. 

Abdulrasool menjelaskan jika selama ini banyak sekali tantangan dalam mewujudkan integrasi antara Swift dengan Windows. Namun pada akhirnya dia berhasil dengan cara melakukan kompilasi cross-platform dengan mengandalkan Linux pada awalnya.

Tidak hanya menyediakan porting saja, tetapi toolchain yang dibuat Abdulrasool itu juga dilengkapi dengan library standar dan tiga library utama Swift, yakni Foundation, libdispatch dan juga XCTest. 

Hal ini bagi Abdulrasool hanya sebagai langkah awal integrasi antara Swift dengan Windows 10, dan nantinya akan dibuatkan juga paket khusus yang lebih kompleks dan kompatibel yang bisa digunakan oleh para pengembang.

Di pihak lain, Google juga turut merilis Flutter untuk Windows dalam versi alpha. Dengan demikian, Flutter sudah tersedia untuk perangkat berbasis Android, iOS, macOS, Linux Alpha dan juga 1 juta lebih perangkat berbasis Windows 10.

Flutter untuk Windows ini diharapkan mampu memberikan kemudahan lebih bagi para pengembang yang ingin membuat atau mengembangkan aplikasi dengan memanfaatkan bahasa pemrograman Flutter di Windows. Sehingga bisa mengurangi kerumitan bagi para pengembang baru, dan jangkauan ke lebih banyak perangkat dengan hanya satu basis kode.

Kini pihak Google akan berfokus dalam pengembangan Flutter yang mendukung antarmuka dan hardware input berbasis Windows 10 seperti keyboard, mouse, mousewheel-nya, hingga widget di desktop. 

Saat ini integrasi Flutter ini masih terbatas untuk dukungan pada perangkat dengan Win32 API, namun Google juga mengaku sedang bereksperimen dengan Universal Windows Platform yang bisa mendukung perangkat Windows yang akan rilis di masa mendatang. Dengan demikian tidak menutup kemungkinan jika nanti Google juga akan berintegrasi dengan XboX.

Bambang

Pernah menjadi jurnalis dan juga Social Media Manager di Merdeka.com selama lebih dari 2 tahun, sebelum akhirnya mengerjakan sejumlah proyek website yang dioptimasi dan dimonetisasi Google Adsense. 

Kini sedang aktif dalam pembuatan konten Youtube dokumenter bertema sosial serta menjadi penulis konten untuk sejumlah website. 

Leave a Reply

Send this to a friend