Apple Yang Melindungi Merek Dagang Dengan Garang, Usaha Kecil Pun Disikat

Apple Yang Melindungi Merek Dagang Dengan Garang, Usaha Kecil Pun Disikat

NESABAMEDIA.COMKetika Genevieve St. John memulai pelatihan blog pada tahun 2019, dia mendesain sebuah logo untuk usahanya tersebut yang bergambar buah apel dengan neon warna hijau dan pink, yang merepresentasikan aspek kewanitaan dalam bisnisnya itu. Tidak lama setelah dirinya mengajukan paten untuk logonya itu, dia mendapatkan gugatan dari Apple. 

Di halaman ke-246 dalam lembar pengajuan gugatan, kuasa hukum pencipta iPhone itu pun menuliskan bahwa logo milik Genevieve itu dianggap akan menodai reputasi Apple, yang telah dikembangkan selama ini. Menodai reputasi yang dimaksud adalah, logo Apple akan dikaitkan dengan logo miliki Genevieve yang cenderung merepresentasikan materi kewanitaan atau pornografi. 

Karena Genevieve adalah pelaku bisnis kecil dan tidak memiliki uang untuk menyanggah tuntutan dari Apple, dia pun memilih untuk mundur, sehingga pengadilan pun memenangkan gugatan perusahaan elektronik raksasa itu. 

Genevieve adalah satu dari sekian banyak pelaku bisnis kecil dan entrepreneur yang pernah bermasalah dengan Apple, terkait tuntutan mengenai merek dagang, utamanya dalam penggunaan logo brand usaha. 

Antara tahun 2019 sampai 2021, Apple yang telah menjadi perusahaan dengan valuasi 2 triliun dolar, telah mengajukan gugatan merek dagang sebanyak 215 kasus untuk melindungi logo, nama dan judul produk mereka. Jumlah tersebut melebihi dari 136 gugatan merek dagang dari Microsoft, Amazon, Facebook dan Google jika ditotalkan seluruhnya. 

Apple merupakan nama yang lebih umum, karena berasal dari nama buah, ketimbang nama lain seperti Microsoft atau Google, dan oleh karena itu mungkin jumlah gugatannya pun lebih banyak. Banyak plagiat, utamanya di Cina, juga mencoba untuk menggunakan nama plesetan dari Apple untuk mendapatkan keuntungan. 

Namun, Apple lebih sering menargetkan gugatan tersebut pada entitas yang tidak ada hubungannya dengan teknologi atau yang memiliki skala kecil. Mereka bahkan mengarahkan pada logo yang melibatkan buah-buahan lain, seperti jeruk dan pir. 

Yang diserang Apple termasuk sebuah situs blog makanan asal India, Departemen Energi, sampai sebuah distrik sekolah umum. Apple bahkan juga mengajukan keberatan dengan logo buah jeruk yang digunakan oleh sebuah startup kaki lima bernama Citrus.

Tahun lalu mereka juga berselisih dengan aplikasi diet bernama Prepear, hingga akhirnya pemilik aplikasi itu setuju untuk mengubah gambar daun pada logo pirnya, agar tidak terlihat seperti milik Apple. 

Tags:
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend