Microsoft Security Configuration Toolkit

Bagaimana Windows Akan Cegah Serangan PrintNighmare, Ransomware dan Lainnya

NESABAMEDIA.COMMicrosoft pada awal pekan ini merilis sebuah paken berbasis keamanan untuk pembaruan Windows 10 21H2 dalam bentuk Microsoft Security Configuration Toolkit. Toolkit ini akan menyediakan sebuah dasar keamanan yang direkomendasikan Microsoft untuk membantu para administrator dalam mengelola berbagai Group Policy Object, dengan lebih baik, tanpa harus mengorbankan masalah keamanan lainnya.

Begini penjelasan Microsoft dalam mendefinisikan program Security Configuration Toolkit barunya itu:

“Microsoft Security Configuration Toolkit memungkinkan administrator keamanan perusahaan untuk secara efektif mengelola Group Policy Object (GPO) perusahaan. Dengan menggunakan toolkit ini, administrator dapat membandingkan GPO mereka saat ini dengan baseline GPO yang direkomendasikan oleh Microsoft, atau baselain lainnya. Melakukan penyuntingan, menyimpan dalam format file cadangan GPO, dan kemudian menerapkannya melalui pengontrol domain atau menyuntikkannya langsung ke host testbed untuk menguji efeknya.”

Baseline baru ini memperkenalkan beberapa pengaturan kebijakan baru di Windows seperti pengaturan pemasangan driver printer untuk mencegah beberapa skenario berbahaya seperti peretasan PrintNightmare, Ransomware dan menyediakan Tamper Protection yang akan membantu menangkal Human Operated Ransomware, dan ancaman lainnya. Selain dua hal ini, pengaturan Edge Legacy juga telah diatur sedemikian rupa untuk bisa mendukung baseline baru ini. 

Dalam hal pembatasan pemasangan driver printer, Microsoft mengatakan hal berikut:

“Kami telah menambahkan pengaturan baru ke MS Security Guide dan memaksa pengaktifannya. Perlu dicatat bahwa pengaturan ini sebelumnya adalah pengaturan kustom di SecGuide.admx/l dan telah dipindahkan ke inbox.”

Sementara untuk masalah Tamper Protection, Microsoft mengatakan bahwa fitur ini bisa mencegah malware untuk melakukan hal-hal berikut:

  • Mematikan perlindungan ancaman virus
  • Mematikan perlindungan real-time
  • Mematikan fitur pengawasan sistem
  • Mematikan antivirus
  • Mematikan perlindungan cloud
  • Menghapus pembaruan keamanan
  • Mematikan tindakan otomatis dalam mendeteksi ancaman

Baseline baru ini, dijelaskan oleh pihak Microsoft telah siap untuk dirilis kepada pengguna Windows 11 ketika sistem operasi itu telah tersedia untuk umum sejak bulan Oktober lalu. Selain perubahan pengaturan kebijakan ini, baseline Windows 11 juga menambahkan opsi baru untuk memungkinkan penggunaan Script Scanning. 

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend