Nesabamedia—Dunia hiburan dan teknologi dihebohkan dengan kabar akuisisi besar-besaran. Netflix dikabarkan membayar hingga USD 600 juta atau sekitar Rp9,7 triliun untuk mengakuisisi InterPositive, sebuah perusahaan kecerdasan buatan (AI) yang didirikan oleh aktor dan sutradara terkenal, Ben Affleck!
Kabar ini pertama kali dilaporkan oleh Bloomberg, menyebutkan bahwa nilai akuisisi ini bisa menjadikannya salah satu pembelian terbesar dalam sejarah Netflix.
Sebagai perbandingan, rekor tertinggi Netflix untuk akuisisi adalah sekitar USD 700 juta untuk Roald Dahl Story Company.
Meski Netflix belum mengonfirmasi secara resmi, sumber menyebutkan bahwa pembayaran tunai mungkin lebih rendah, dengan pemilik InterPositive berhak mendapatkan tambahan pembayaran jika mencapai target kinerja tertentu.
Lalu, apa yang dilakukan InterPositive? Startup ini mengembangkan alat yang membantu pembuat film bekerja lebih efisien di tahap pascaproduksi, misalnya untuk mengatasi masalah kontinuitas atau meningkatkan kualitas adegan. Yang penting, alat ini tidak menghasilkan konten baru dan tidak menggunakan footage tanpa izin.
Akuisisi ini sejalan dengan strategi Netflix yang gencar mengintegrasikan AI ke dalam produksi konten. Sebelumnya, mereka sudah menggunakan AI generatif dalam serial asli seperti “The Eternaut” dari Argentina untuk menciptakan adegan runtuhnya gedung.
Para pesaing juga bergerak di jalur yang sama. Amazon membangun tim AI internal untuk proyek film dan TV, sementara Disney telah menjalin kesepakatan dengan OpenAI.
Namun, langkah ini tidak lepas dari kekhawatiran para pekerja industri film tentang potensi hilangnya lapangan pekerjaan dan kompensasi yang adil bagi kreator atas data pelatihan AI.
Editor: Hudalil Mustakim





