Nesabamedia—Dalam langkah nyata mendorong transformasi digital sektor riil, WhatsApp meluncurkan inisiatif pelatihan khusus yang dirancang untuk memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.
Program yang dikembangkan bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) ini bukan sekadar sosialisasi fitur, tetapi menyediakan modul pelatihan komprehensif bernama “WA bisnis: Jago Jualan Online dengan WhatsApp” yang dapat diakses melalui platform UKMIndonesia.id.
Inisiatif ini muncul dari data yang menunjukkan 60% konsumen Indonesia lebih memilih berinteraksi dengan bisnis melalui chat. WhatsApp, sebagai aplikasi pesan instan yang sudah merasuk dalam keseharian, melihat peluang besar untuk mengubah kebiasaan chat tersebut menjadi mesin pertumbuhan ekonomi.

Modul pelatihannya dirancang praktis dan bertahap, mulai dari dasar-dasar membuat katalog produk, menggunakan fitur business messaging yang profesional, hingga strategi pemasaran konten dan transaksi yang aman.
“Kami percaya literasi digital adalah kunci. Banyak UMKM sudah menggunakan WhatsApp, tetapi seringkali belum optimal. Dengan pelatihan terstruktur ini, kami ingin membantu mereka naik kelas, dari sekadar terima pesan order menjadi memiliki digital storefront yang kredibel dan efisien,” jelas seorang perwakilan WhatsApp dalam peluncuran virtualnya.
Fokusnya adalah pada pemanfaatan WhatsApp Business API dan fitur-fitur unggulan seperti katalog produk, label pelanggan, dan pesan otomatis.
Pelatihan ini diharapkan dapat mengurangi hambatan UMKM dalam beradaptasi dengan teknologi, sekaligus memanfaatkan jaringan pengguna WhatsApp yang masif di Indonesia untuk memperluas pasar.
Analis melihat langkah ini sebagai strategi cerdas Meta (induk perusahaan WhatsApp) untuk memperkuat penetrasi di pasar digital Indonesia yang sangat kompetitif.
Di sisi lain, bagi pemerintah, kolaborasi ini sejalan dengan agenda percepatan digitalisasi 30 juta UMKM yang dicanangkan. Keberhasilan program ini tidak hanya akan diukur dari jumlah peserta pelatihan, tetapi dari peningkatan omset dan ketahanan bisnis UMKM di tengah tantangan ekonomi.
Jika berjalan optimal, gelombang UMKM terampil digital ini berpotensi menciptakan ekosistem E-Commerce yang lebih inklusif, di mana transaksi tidak hanya terjadi di marketplace besar, tetapi juga di ruang percakapan personal yang dibangun atas dasar kepercayaan.
Editor: Hudalil Mustakim
Download berbagai jenis aplikasi terbaru, mulai dari aplikasi windows, android, driver dan sistem operasi secara gratis hanya di Nesabamedia.com:











