Cara Menghitung Rata-rata Dengan Multi-Kriteria Menggunakan Fungsi AVERAGEIFS Di Excel

Sebelumnya, kita sudah mempelajari bagaimana cara menghitung nilai rata-rata dari sekolompok nilai yang memenuhi syarat atau kriteria tunggal tertentu mengggunakan fungsi AVERAGEIF.

Namun, bagaimanakah jika kita ingin memasukkan banyak kriteria dalam menghitung nilai rata-rata dari sekolompok data?

Untuk kasus tersebut, Anda dapat menggunakan fungsi AVERAGEIFS. Fungsi AVERAGEIFS digunakan untuk menghitung nilai rata-rata dari sekumpulan data yang memenuhi beberapa kriteria, syarat atau kondisi tertentu (multi-kriteria).

Kita bisa memasukkan sampai 127 kriteria atau syarat ketika menghitung rata-rata sekumpulan data dengan menggunakan fungsi ini.

Contoh implementasi fungsi ini di kehidupan nyata misalnya Anda ingin menghitung rata-rata hasil penjualan peralatan alat tulis berdasarkan jenis alat tulis dan perusahaan yang memproduksinya.

Sintaks

Adapun sintaks fungsi AVERAGEIFS yaitu:

AVERAGEIFS(Range_Average; Range_Kriteria1; Kriteria1; [Range_Kriteria2; Kriteria2]; ...)

Berikut keterangan dari masing-masing argumen diatas:

  • Range_Average : Merupakan sekumpulan data atau nilai yang akan dihitung nilai rata-ratanya dapat berupa angka, sel, range, named range, array, atau referensi range data.
  • Range_Kriteria1: Merupakan range data yang akan disesuaikan dengan kriteria pertama yang diterapkan.
  • Kriteria1 : Merupakan syarat atau kriteria pertama dari sumber data pada Range_Kriteria1.
  • Range_Kriteria2: Merupakan range data yang akan ditetapkan kriteria atau syarat.
  • Kriteria2: Meripakan syarat atau kriteria dari sumber data pada Range_Kriteria2.

Contoh Penggunaan

Perhatikan contoh penggunaan fungsi AVERAGEIFS dibawah ini:
Contoh AVERAGEIFS di Excel
Pada contoh gambar diatas terdapat beberapa rumus yaitu:

Rumus 1:

 =AVERAGEIFS(D2:D10,B2:B10,"Meja Belajar",E2:E10,"PT.B")

Rumus diatas digunakan untuk menghitung rata-rata jumlah “Meja Belajar” yang diproduksi oleh PT. B dan rata-rata jumlahnya adalah 57.5.

Rumus 2:

 =AVERAGEIFS(D2:D10,E2:E10,"PT.A",D2:D10, ">50")

Rumus diatas digunakan untuk menghitung rata-rata jumlah produk furniture yang diproduksi oleh PT. A yang hanya berjumlah lebih dari 50 saja dan rata-rata jumlahnya adalah 90.

Rumus 3:

 =AVERAGEIFS(D2:D10,B2:B10,"Meja*",D2:D10,">60")

Rumus diatas digunakan untuk menghitung rata-rata jumlah produk furniture yang diawali oleh kata “Meja” yang hanya berjumlah lebih dari 60 saja dan rata-rata jumlahnya adalah 165.

Pada rumus ini, digunakan karakter wildcard yang berupa tanda tanya (?) dan tanda bintang (*) seperti pada contoh diatas. Dimana, tanda tanya (?) mewakili karakter tunggal apa pun sedangkan tanda bintang (*) mewakili banyak karakter.

Catatan:

  • Data yang bernilai TRUE dianggap 1 sedangkan FALSE dianggap 0.
  • Jika pada argumen Range_Average berisi nilai kosong atau teks maka akan AVERAGEIFS akan menghasilkan pesan error “#DIV0!“.
  • Jika terdapat sel yang kosong pada Range_Kriteria maka AVERAGEIFS akan menganggapnya sebagai 0.
  • Jika didalam Range_Kriteria terdapat sel-sel yang tidak dapat diterjemahkan menjadi angka maka AVERAGEIFS menghasilkan pesan error “#DIV0!“.
  • Perhatikan bahwa pada fungsi AVERAGEIFS, setiap Range Data dan Kriteria harus berukuran dan memiliki bentuk yang sama.

Sekian pembahasan kali ini tentang cara menggunakan fungsi atau rumus AVERAGEIFS untuk menghitung rata-rata nilai yang memenuhi beberapa syarat atau kriteria (multi-kriteria) tertentu. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba. Terima kasih!

Ada pertanyaan atau komentar?

Send this to a friend