• Our Partners:

Cegah COVID-19, Amazon Siapkan Gelang dan Kamera AI untuk Pekerja

NESABAMEDIA.COM – Amazon dikritik karena dinilai gagal menerapkan sistem keamanan yang memadai di lingkungan kerja untuk menjamin keselamatan para pekerjannya dari COVID-19. Sebagai respon, Amazon menyediakan wearable device dan kamera khusus.

Wearable device berbentuk gelang plastik tersebut dilengkapi dengan audio dan LED. Suara bip yang nyaring, disertai dengan LED yang berkedip, akan memberitahu pemakainya setiap kali jarak mereka terlalu dekat satu sama lain.

Pekerja Amazon di Kent, Washington, akan menjadi pihak pertama yang mencoba gelang tersebut. Setelah shift kerja berakhir, gelang dikembalikan ke tempatnya masing-masing, dan setiap pekerja diharapkan memberi feedback mengenai penggunaan gelang tersebut.

Kabar mengenai penyediaan wearable device ini dikonfirmasi oleh seorang juru bicara Amazon. Menurut pernyataannya, Amazon memang sedang menjalankan uji coba dalam skala kecil di salah satu gudangnya.

Nantinya, data yang dikumpulkan dari percobaan tersebut akan dijadikan sebagai masukan untuk pengembangan lebih lanjut.

Jika ada pekerja yang terinfeksi COVID-19, Amazon juga dapat melakukan contact tracing melalui data yang tersimpan di dalam gelang.

Penerapan sistem Distance Assistant di Amazon

Selain wearable device, Amazon juga tengah menggarap kamera khusus yang membantu pekerja dalam menjalankan social distancing di lingkup perusahaan.

Kamera tersebut dilengkapi dengan sensor yang mengukur jarak antar pekerja, dan teknologi machine learning agar sistem dapat membedakan manusia dengan berbagai objek disekitarnya.

Kamera pengawas dihubungkan dengan monitor berukuran 50 inci. Di dalam monitor, setiap pekerja yang berada dalam jarak aman ditandai dengan lingkaran hijau pada lantai yang dipijaknya, sedangkan untuk pekerja yang terlalu dekat ditandai dengan warna merah.

Sistem pengawasan berbasis AI tersebut dinamakan Distance Assistant.

Kedua teknologi di atas muncul pada saat Amazon mendapat hujan kritikan, termasuk dari para pekerjanya yang menuntut perusahaan untuk benar-benar memperhatikan keselamatan mereka dari ancaman COVID-19.

Sejauh ini, setidaknya sudah ada 8 pekerja Amazon yang meninggal karena tertular COVID-19.

Jeff Bezos, pendiri Amazon, berkomitmen untuk menyediakan investasi sebesar 4 miliar dolar untuk memerangi COVID-19. Namun, sejumlah pihak tetap menyayangkan responnya yang dianggap terlalu lambat. [az/tn]

Tags:

Leave a Reply

Send this to a friend