Clash of Clans Ditutup Tahun Depan

Clash of Clans Ditutup Tahun Depan?

Penggemar game mobile dibuat heboh lantaran beredar kabar bahwa game Clash of Clans akan ditutup tahun depan. Ini merupakan game strategi perang yang ada di toko aplikasi sejak tahun 2012 silam. Jadi Clash of Clans merupakan salah satu game yang mampu bertahan hingga hampir 10 tahun. 

Lalu benarkah bahwa game ini memang akan segera ditutup dan dari mana kabar itu pertama kali berhembus? Berikut beberapa hal yang perlu diketahui. 

Aplikasi gaming gratisan, yang tersedia di toko aplikasi smartphone ini adalah game yang sangat populer. Kini, sejumlah rumor yang tidak diketahui dasarnya, yang menyebut bahwa aplikasi game Clash of Clans akan ditutup telah menyebar luas di media sosial, khususnya di TikTok. 

Setelah diteliti lebih lanjut, ternyata kabar mengenai ditutupnya game Clash of Clans hanyalah sebatas rumor semata. Game itu masih ada di toko aplikasi dan media sosial milik Clash of Clans tidak menunjukkan tanda-tanda bahwa game tersebut akan dihapus pada tahun 2022 nanti. Begitu juga dengan pihak pengembang game tersebut, yakni Supercell juga tidak menyebut apapun mengenai penutupan.

Sejauh ini, Clash of Clans hanya merilis sebuah statement yang memberitahukan kepada para penggunanya, bahwa mereka akan menghentikan dukungan untuk sistem operasi lama, yakni di bawah iOS 11 atau Android 5.0. 

“Dalam pembaruan kami berikutnya, kami akan menghentikan dukungan untuk perangkat yang menjalankan sistem operasi di bawah iOS 11 dan Android 5.0. Jadi mohon untuk memperbarui sistem operasi sesegera mungkin,” tulis Clash of Clans lewat akun Twitter resminya. 

Lebih lanjut, pihak Clash of Clans menjelaskan bahwa alasan sampai harus menghentikan dukungan di sistem operasi yang lama itu, dikarenakan adanya masalah teknis yang kini telah berada di luar jangkauan mereka. Jadi pengguna yang masih memakai smartphone dengan sistem operasi di bawah iOS 15 dan Android 5.0 tidak akan lagi bisa memainkan game tersebut. 

Rumor soal penutupan game Clash of Clans ini bukanlah yang pertama kali muncul, karena pada tahun 2016 silam, kabar yang sama juga sempat menyeruak namun dibantah langsung oleh pihak Supercell. 

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend