3 Contoh DBMS Lengkap Beserta Penjelasannya, Sudah Tahu?

DBMS atau singkatan dari Database Management System adalah sebuah sistem pengorganisasian dan sistem pengolahan Database yang ada di komputer. DBMS ini juga merupakan sebuah perangkat lunak atau software dimana akan dipakai untuk dapat membangung basis data yang berbasis komputerisasi.

Dengan menggunakan DBMS atau Database Management System ini Anda dapat terbantu ketika akan memelihara dan mengolah data dalam jumlah yang sangat besar. Tujuan dari DBMS ini juga agar tidak akan ada lagi kekacauan dan bisa dipakai oleh semua user untuk segala kebutuhannya.

Contoh DBMS

DBMS juga merupakan sebuah perantara antara user dengan database atau basisdata, dan untuk bisa berinteraksi dengan sebuah DBMS maka kamu harus menggunakan bahasa basis data yang telah ditentukan oleh beberapa perusahaan dari DBMS itu sendiri. Bahasa-bahasa dari basis data ini biasanya terdiri dari beberapa macam instruksi yang telah diformulasikan, yang membuat instruksi-instruksi tersebut bisa di proses oleh sebuah DBMS.

Semua perintah-perintah yang di instruksikan dilakukan oleh user, dimana mereka dapat mengolah sebuah data yang ada di dalam basis data. Dan ada baha yang dapat digunakan pada DBMS ini, dan dibagi ke dalam dua macam. Berikut penjelasannya :

1. Data Manipulation Language (DML)

Data Manipulation Language atau biasa di singkat dengan DML yaitu bahasa DBMS yang dapat dipakai untuk ANda yang ingin memanipulasi dan mengambil data pada sebuah basis data.

Contohnya yaitu seperti ketika Anda ingin menambahkan sebuah data yang baru ke sebuah basis data, ketika Anda ingin menghapus sebuah data dari sebuah basis data dan mengubah data tersebut ke sebuah basis data. Itulah pengertian yang umum dari sebuah Data Manipulation Language atau biasa disingkat dengan DML.

2. Data Definition Language (DDL)

Bahasa yang kedua yaitu bahasa Data Definition Language, atau yang biasa disingkat dengan DDL. Bahasa ini sering digunakan untuk dapat menggambarkan sebuah desain dari basis data secara keseluruhan.

DDL juga bisa Anda gunakan untuk dapat membuat sebuah tabel baru, mengubah sebuah tabel, dan memuat indeks. Hasil yang dihasilkan dari kompilasi DDL ini akan disimpan di dalam kamus data. Itulah pengertian singkat dari sebuah DDL atau Data Definition Languange.

Dari Database Management System, terdapat banyak sekali contoh-contoh DBMS yang dapat Anda gunakan untuk Anda mengolah data yang Anda butuhkan. Dan berikut contoh-contoh dari Database Management System.

1. MYSQL

Contoh DBMS

MYSQL merupakan  sebuah software atau perangkat lunak dari DBMS atau Database Management System yang memiliki sifat multi-user dan multithread. MYSQL ini juga merupakan sebuah implementasi dari sebuah system manajemen basis data relasional atau disingkat menjadi RDBMS. MYSQL ini juga merupakan masis data yang dibuat oleh TcX dan sudah dipercaya untuk dapat mengelola sebuah sustem yang memiliki 40 buah database dan berisi 10.000 tabel serta 500 di antaranya yang juga memiliki 7 juta baris. Kelebihan dari DBMS yang satu ini yaitu :

  • Dapat digunakan secara gratis
  • Perkembangan dari MYSQL juga cepat.
  • Keamanan yang dipakai juga cukup baik.
  • Dapat digunakan dengan beberapa macam program.
  • MYSQL juga dsangat mendukung dalam hal transaksi dan juga banyak mendapat dukungan dari berbagai komunitas.
  • MYSQL terbukti selalu stabil dan tangguh.

Sedangkan kekurangan dari MYSQL adalah sebagai berikut :

  • Pada MYSQL masih belum mendukung fungsi Widowing Function dan data yang bisa ditangani juga masih belum besar.
  • Walaupun telah didukung berbagai macam bahasa program, tapi nyatanya MYSQL masih kurang mendukung koneksi pada bahasa pemrograman Foxpro, Visual Basic, dan Delphi. Karena koneksi tersebut bisa menyebabkan field yang dibaca harus sama dengan koneksi dari bahasa pemrograman tersebut.

2. Microsoft SQL Server

Microsoft SQL Server

Sesuai dengan namanya, Microsoft SQL Server merupakan contoh DBMS yang dikeluarkan oleh perusahaan besar Microsoft. Bahasa dari QUery utama yang biasa dipakai yaitu varian dari ANSI SQL dan biasa disebut dengan T-SQL atau Transact-SQL).

Pada bahasa Microsoft SQL Server ini, memperbolehkan user untuk dapat membuat stored procedure sendiri, yang akan meningkatkan efisiensi akses dengan sebuah basis data. Ada pun kelebihan dari Microsoft SQL Server yaitu sebagai berikut :

  • Microsoft SQL Server ini mempunyai tingkan keamanan data yang sangat baik.
  • Microsoft SQL Server ini mempunyai kemampuan untuk dapat membuat clustering dan database mirroring.
  • Microsoft SQL Server ini mempunyai kemampuan untuk rollback data, recovery data dan back-up data.
  • Microsoft SQL Server ini juga mempunyai sebuah kemampuan untuk dapat management user dan tiap user tersebut dapat diatur hak aksesnya terhadap suatu database oleh database administrator.

Sedangkan kekurangan dari Microsoft SQL Server ini yaitu, sebagai berikut :

  • Microsoft SQL Server ini hanya bisa berjalan pada satu platform sistem operasi saja, yaitu Microsoft Windows.
  • Microsoft SQL Server ini adalah perangkat lunak yang yang memiliki lisensi dan harganya sangat mahal untuk perusahaan yang memiliki skala menengah dan kecil.
  • Microsoft SQL Server ini hanay bisa diimplementasikan ke satu unit server, dan apabila ada tambahan server maka hanya akan berfungsi sebagai standby server.

3. Oracle

Oracle

Oracle merupakan sebuah RDBMS atau relational database management system, sama seperti MYSQL. Hal tersebut yang mendasari Oracle dapat mengelola informasi secara komperhensif, terintegrasi sekaligus secara terbuka. Oracle Server ini selalu menyediakan solusi yang efektif dan efisien karena kemampuan-kemampuannya. Dan berikut kelebihan dari sebuah Oracle :

  • Oracle memiliki sebuah performa pemrosesan transaksi yang tinggi.
  • Oracle memiliki berbagai fitur yang dapat memebuhi tuntutan fleksibilitas dari sebuah perusahaan besar maupun organisasi.
  • Oracle juga dapat mendayagunakan lebih dari satu server dan proses menyimpan datanya juga sangat mudah.

Sedangkan kekurangan dari Oracle yaitu, sebagai berikut :

  • Oracle selalu saja dikeluhkan karena membutuhkan biaya yang sangat mahal untuk pemakaiannya dan DBMS ini dirasa cukup rumit.

Demikian artikel mengenai contoh-contoh DBMS, semoga dengan adanya artikel ini kebutuhan basis data kamu dapat terselesaikan dan pengetahuan kamu mengenai basis data atau DBMS menjadi luas.

Article Resources:

Leave a Reply

Send this to a friend