• Our Partners:

Diam-Diam Ngeri! Divisi Jaringan Nvidia Raup Rp176 Triliun per Kuartal, Kalahkan Cisco!

Nesabamedia—Ketika dunia sibuk membicarakan chip AI Nvidia yang mendominasi pasar, sebuah divisi lain di perusahaan ini tumbuh secara diam-diam menjadi monster bernilai miliaran dollar (20/03).

Divisi jaringan (networking) Nvidia, yang dibangun dari akuisisi Mellanox senilai USD 7 miliar pada tahun 2020, kini menjadi mesin uang baru yang mencengangkan.

Pada kuartal terakhir, divisi jaringan Nvidia melaporkan pendapatan sebesar USD 11 miliar (sekitar Rp176 triliun) , melonjak 267% dibandingkan tahun sebelumnya. Sepanjang tahun lalu, divisi ini membukukan lebih dari USD 31 miliar.

Angka ini bahkan melampaui pendapatan tahunan bisnis jaringan raksasa seperti Cisco! Kevin Cook, ahli strategi ekuitas senior di Zacks Investment Research, menyebutnya sebagai salah satu segmen baru paling impresif dari Nvidia.

“Itu dalam satu kuartal, apa yang dilakukan Cisco dalam setahun,” ujarnya.

Divisi ini mencakup berbagai teknologi penting untuk membangun apa yang disebut Nvidia sebagai pabrik AI (AI factory) , yaitu pusat data yang dirancang khusus untuk melatih model AI. Teknologi tersebut antara lain:

  • NVLink, yang memungkinkan komunikasi antar GPU dalam satu rak data center.
  • InfiniBand Switches, platform komputasi dalam jaringan.
  • Spectrum-X, platform ethernet untuk jaringan AI.
  • Switch optik dengan kemasan bersama, dan lainnya.

Kevin Deierling, wakil presiden senior bidang jaringan di Nvidia yang bergabung melalui akuisisi Mellanox, mengakui bahwa banyak orang tidak menyadari besarnya bisnis ini. Ia bercanda bahwa mungkin itu karena pemasaran yang buruk, tapi kemudian menjelaskan pentingnya jaringan.

“Di masa lalu, jaringan hanyalah periferal untuk menghubungkan printer. Sekarang, jaringan adalah fondasi dari komputer. Jaringan adalah tulang punggung pabrik AI.” Katanya.

Keputusan jenius CEO Jensen Huang untuk mengakuisisi Mellanox pada 2020 terbukti menjadi langkah visioner. Huang melihat bahwa jaringan adalah bagian yang hilang untuk menjadikan GPU sebagai paket lengkap.

Kini, Nvidia dapat menjual chip-nya bersama dengan teknologi jaringan yang paling optimal, menciptakan solusi penuh yang sulit ditandingi kompetitor.

Dengan peluncuran platform Rubin terbaru dan inovasi jaringan lainnya, Nvidia semakin mengokohkan posisinya sebagai arsitek utama infrastruktur AI dunia.

Penulis Redaksi

Hudalil Mustakim

Hudalil Mustakim, lebih akrab dipanggil Alil. Saya seorang Content Writer yang cukup lama bergelut dalam bidang ini, saya menyukai hal baru khususnya dalam menulis berbagai macam gaya penulisan artikel yang bervariasi.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Newest
Oldest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments