• Our Partners:

Elon Musk: Peniru Identitas di Twitter akan di Banned

Elon Musk: Peniru Identitas di Twitter akan di Banned

Sejak Elon Musk menjadi pemilik resmi dari Twitter, ada banyak perubahan yang cukup mengagetkan mengenai kebijakan yang mereka berikan. Baru-baru ini, Elon juga mengatakan akan memberikan tindakan cepat bagi mereka yang meniru identitas, Selasa (08/11).

Beberapa hari yang lalu, tepatnya pada hari Minggu kemarin Elon Musk sempat memberikan kabar bahwa Twitter akan merilis pembaruan untuk melegalkan fitur centang biru berbayar, di mana pengguna yang memiliki akun centang biru harus berlangganan untuk mempertahankannya.

Lebih dari itu, pengguna biasa yang di luar dari tokoh politik, perusahaan dan selebriti juga bisa mendapatkan akun centang biru ini dengan berlangganan. Elon Musk menyamaratakan akses dari semua pengguna Twitter melalui kebijakan barunya ini.

Baru-baru ini, Elon Musk kembali membawa berita yang menarik terkait dengan adanya kebijakan terbaru Twitter. Melalui cuitan resmi Twitter miliknya, Elon mengatakan bahwa Twitter akan secara resmi menghentikan akun orang yang tidak mengidentifikasi akun mereka sebagai ‘Parodi’.

Lantas apa maksud dari Elon Musk? Terlihat jelas bahwa Elon Musk akan menindak tegas mereka yang membuat akun palsu, namun tidak dengan identifikasi akun parodi yang memang terkenal dengan konten meniru mereka untuk hiburan semata.

Jadi, jika ada seseorang yang mencoba untuk membuat akun seolah-olah itu adalah identitas orisinal, maka Twitter akan langsung menghentikan dan menutup akun tersebut dengan cepat. Ini merupakan kebijakan yang mulai berlaku dalam waktu dekat, di mana kemungkinan akan dirilis bersamaan dengan pembaruan terbaru Twitter.

Melalui cuitan berikutnya dari Elon Musk, dia mengetahui secara pasti bahwa dengan adanya fitur Twitter Blue untuk berlangganan dan mendapatkan centang biru berbayar, maka akan ada sejumlah orang yang merasa dirugikan jika ada orang lain yang meniru identitas mereka.

Mengingat siapa saja bisa membayar dan membuat akun centang biru, ditakutkan akan ada orang yang membayar dan membuat akun dari model, tokoh politik dan selebriti seolah-olah itu adalah akun resmi orang tersebut.

Elon Musk terlihat memikirkan dua sisi yang cukup menarik, di sisi sosial dia mengerti akan kekhawatiran pengguna Twitter akan pemalsuan identitas. Namun, di sisi lain dia juga turut memperhitungkan nilai profit dalam menjalankan bisnis perusahaan.

Editor: Hudalil Mustakim

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend