5 Fungsi Partai Politik Beserta Penjelasannya, Yuk Disimak!

Partai politik merupakan salah satu organisasi yang tugasnya untuk menjalani suatu ideologi yang tertentu atau partai politik dibentuk dengan tujuan yang umum. Partai politik ini juga bisa dikatakan sebuah kelompok yang sudah terorganisir dengan sejumlah anggota didalamnya yang memiliki nilai-nilai, cita-cita dan orientasi yang sama.

Partai politik pun dapat diartikan sebagai suatu perkumpulan yang mempunyai asas yang sama, dan searah didalam dunia politik, baik itu yang didasari dengan partai kader maupun struktur kepartaian yang dikuasai oleh sekelompok dari anggota partai yang terkenal dan terkemuka.

Tujuan kelompok tersebut yaitu untuk dapat memperoleh kekuasaan politik dan dapat merebut kedudukan di bidang politik. Hal ini juga umumnya dilakukan dengan cara yang konstitusional, untuk dapat melaksanakan kebijakan mereka. Maka dari itu, dapat dikatakan, fungsi dari partai politik yaitu suatu sarana pendidikan berpolitik untuk anggota maupun masyarakat luas.

Dibawah ini akan menjelaskan lebih detail mengenai fungsi partai politik. Dan berikut adalah 6 fungsi partai politik.

Fungsi Partai Politik dan Penjelasannya

Didalam sebuah negara yang sudah menganut sistem politik demokrasi, maka kita harus bersama-sama saling menjaga ketertiban didalam melaksanakan segala macam aktivitas politik didalam sebuah negara. Dan pada kesempatan ini, akan membahas tentang fungsi partai politik.

Partai politik pastinya sudah tak asing lagi untuk kita yang sudah lama hidup di negara yang menganut sistem demokrasi. Para perwakilan seperti perwakilan rakyat pasti sangat diperlukan dinegara yang menganut sistem demokrasi. Adapun berbagai politik di Indonesia yaitu seperti partai Golkar, partai Nasdem, partai Demokrat, partai PAN, dan lain sebagainya.

Partai politik juga memiliki fungsi, dan fungsi dari partai politik tersebut dapat dibagi menjadi 6 fungsi. Berikut adalah  fungsi partai politik yang wajib Anda ketahui :

1. Sarana Sosialisasi Politik

Fungsi Partai Politik Sebagai Sarana Sosialisasi Politik

Partai politik diindonesia memiliki peran yaitu menjadi sarana sosialisasi politik. Dan didalam ilmu politik ini, sosialisasi politik didefinisikan menjadi suatu proses yang mana seseorang dapat memperoleh sikap maupun orientasi kepada fenomenapolitik yang ada, dan umumnya juga berlaku didalam masyarakat dimana ia berada.

Secara umum, proses dari sosialisasi juga berjalan dengan berangsur-angsur, mulai dari masa kanak-kanak hingga masa dewasa. Sosialisasi politik juga bisa membentuk suatu budaya politik yang ada di sebuah negara. Pendidikan politik merupakan proses dari dialogis yang memiliki tujuan supaya anggota masyarakatnya mengenal dan juga mempelajari norma-norma, nilai-nilai, maupun simbol-simbol di politik negaranya tersebut.

Hal ini juga bisa kita laksanakan dengan cara kegiatan organisasi yang terdapat di sekolah maupun organisasi yang terdapat di perguruan tinggi. Contoh nyatanya dari suatu sosialisasi politik yaitu mengatakan sejumlah pelatihan khusus pengarahan-pengarahan, maupun pelatihan khusus kader tentang penyelenggaraan PEMILU (pemilihan umum) dan lain sebagainya.

2. Sarana Pengatur Politik

politik

Didalam sebuah negara yang menganut sistem demokrasi seperti halnya Indonesia, ada perbedaan pendapat yang pasti menjadi hal yang wajar. Seperti adanya perbedaan seperti suku, budaya, etnis, status sosial, agama, dan lain sebagainya tentu tak jarang dapat memunculkan segala macam permasalahan yang bisa mengancam keutuhan bangsa.

Oleh karena itu partai politik dapat dituntut untuk bisa mengatasi berbagai masalah itu. Dan minimal bisa meredakan dan menjadi pengenah diantara berbagai pihak yang sedang bertikai.

Perbedaan maupun persaingan pasti akan selalu menjadi suatu hal yang wajib untuk ditangani oleh partai politik yang menjadi perwujudan perdamaian politik di sebuah negara. Partai politik juga harus mampu untuk menciptakan suasana yang harmonis di antara masyarakat dan juga dapat mencontohkan persaingan yang sehat ketika ingin mencapati suatu tujuan.

3. Sarana Partisipasi Politik

Fungsi Politik Sebagai Sarana Pengatur Politik

Partai politik jugam emiliki fungsi untuk dapat mempengaruhi kebijakan yang dibuat oleh pemerintah. Dan hal itu disebabkan karena partai politik dapat menampung serta menerima pendapat maupun aspirasi masyarakat ketika melaksanakan suatu pembangunan nasional. Dan hal itu membuat partai politik akan tetap berada pada fungsinya.

Negara yang menganut sistem demokrasi ini pasti nya akan memerlukan peran dari partai politik yang dapat menjadi penampung aspirasi masyarakat untuk bisa disalurkan ke pemerintah.

Dan tanpa adanya suatu partisipasi maupun keterlibatan suatu partai politik, maka kebijakan yang sudah dibuat oleh pemerintah pasti tak bisa diubah apabila tidak sesuai dengan kondisi dari masyarakatnya.

4. Sarana Komunikasi Publik

politik

Didalam negara yang sudah menetapkan demokrasi sebagai sistem negaranya seperti Indonesia, maka partai politik memiliki fungsi untuk dapat menyalurkan segala macam aspirasi maupun suara dari masyarakat agar sampai kepada pemerintah. Pendapat yang sudah ditampunya, maka selanjutnya akan terus dipertimbangkan dengan berbagai aspek untuk dapat mencapai suatu tujuan yang nantinya akan disepakati.

Selanjtunya aspirasi itu akan dituangkan kedalam segala macam aktivitas partai politik. Tidak hanya itu, partai politik memiliki fungsi untuk dapat menyebarluaskan kebijakan pemerintah dan keputusannya. Apabila partai politik tak bisa melakukan fungsinya tersebut, maka dapat terjadi suatu ketimpangan maupun penyalahgunaan dari partai politik untuk kepentikan suatu golongan maupun kelompok.

5. Saran Rekrutmen Politik

Fungsi Politik Sebagai Sarana Pengatur Politik

Partai politik juga bisa memiliki peran menjadi suatu wadah untuk dapat menyeleksi dan menampung kader politik yang akan melanjutkan kepemimpinan sebuah pemerintah dengan jabatan yang khusus. Partai politik pun semakin memperluas perannya untuk membuka kesempatan untuk warga negara agar turut ikut serta berpartisipasi politik didalam sebuah negara.

Partai politik juga akan melahirkan kader yang potensial didalam tiap perkembangannya ketika persaingan perpolitikan terjadi. Hal tersebut akan dilakukan dengan melakukan rekrutmen anggota-anggota muda yang memiliki bakan dan dapat memberikan bekal kader-kader muda.

6. Sarana Kontrol Politik

Fungsi Politik Sebagai Sarana Pengatur Politik

Ketika menetapkan kebijakan dan keputusan pasti akan terjadi kekeliruan maupun kesalahan yang tak sesuai dengan kepentingan masyarakatnya. Dalam hal tersebut, partai politik memiliki peran untuk dapat meluruskan maupun mengingatkan kebijakan pemerintah.

Kontrol kebijakan tersebut berguna untuk dapat membatasi kesewenang-wenangan pemerintah yang bisa merugikan rakyatnya. Partai politik tersebut juga memiliki tugas untuk melakukan peninjauan dan pengawasan kepada pelaksanaan jalan pemerintahan supayadapat berjalan baik.

Demikianlah artikel yang menjelaskan tentang fungsi partai politik. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk Anda.

Leave a Reply

Send this to a friend