• Our Partners:

Fungsi Simulasi Visual dalam Berbagai Hal

Kenali Fungsi Simulasi Visual dalam Berbagai Hal (Visual 2 dan 3 Dimensi)

Apakah yang dimaksud dengan simulasi visual? Sebagian orang mungkin masih belum familiar atau mungkin bertanya – tanya mengenai simulasi visual ini, apakah fungsi nya dan seberapa penting nya dalam kehidupan di era modern ini. Keberadaan nya sangatlah dan tanpa disadari mungkin tidak akan pernah lepas dalam setiap hal di kehidupan kita.

Sebagai contohnya adalah adanya kendaraan seperti sepeda motor atau mobil, mungkin tanpa kita ketahui sebelum diproduksi kedua benda itu harus melalui suatu simulasi visual terlebih dahulu. Sama halnya dengan pembuatan jalan tol baru yang saat ini masih terus berjalan juga sudah melewati tahap simulasi visual terlebih dahulu.

 

Hal yang sama pun juga terjadi pada simulasi mengemudi untuk mendapatkan SIM dan masih banyak lagi contoh lain nya. Pada dasarnya simulasi visual adalah suatu kegiatan memproyeksikan representasi suatu bentuk yang realistis (nyata) kedalam aktualisasi digital berupa audio dan gambar (visual). Dalam kesempatan kali ini penulis akan mengulas lebih lengkap mengenai fungsi dari simulasi visual. Langsung saja bisa anda simak dibawah ini :

Fungsi Simulasi Visual dalam Berbagai Hal

Fungsi Simulasi Visual dalam Berbagai Hal

Bagi kebanyakan orang tentunya sering merasa kesulitan memahami dari betuk tulisan atau bahkan gambar. Hal ini sebenarnya wajar jika memang yang dipelajari memiliki tingkat kerumitan lebih tinggi dan harus disiasati dengan media lain, yakni menggunakan simulasi visual. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya bahwa simulasi visual adalah suatu media atau alat yang difungsikan untuk merepresentasikan ide/konsep atau sesuatu yang sifatnya realistis ke dalam bentuk audio dan visual. Tujuan dari adanya simulasi visual ini adalah mempermudah dalam memberi gambaran cara kerja atau pembelajaran kedalam bentuk simulasi (audio & video).

Dengan menggunakan simulasi visual kegiatan pembelajaran dapat lebih mudah serta menarik, sehingga keinginan untuk memahami secara detail pastinya akan lebih besar. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya tanpa disadari penerapan simulasi visual ini sudah ada dalam kehidupan kita sehari – hari. Salah satu yang mungkin paling sering ditemui adalah simulasi mengendara yang diadakan sebagai salah satu proses untuk mengurus SIM (Surat Izin Mengemudi). Biasanya sebelumnya peserta tes SIM di kendaraan asli terlebih dahulu dilakukan pada media simulasi, untuk selanjutnya dievaluasi bisa diteruskan ke tahap berikutnya atau tidak.

Simulasi visual terbagi menjadi dua jenis yakni simulasi visual 2 dimensi serta simulasi visual 3 dimensi. Dua – duanya memiliki peran tersendiri dan tentunya memiliki bentuk grafis yang berbeda (2 dimensi & 3 dimensi) serta dibuat menggunakan software yang berbeda juga. Penjelasan mengenai simulasi visual 2 dimensi dan 3 dimensi akan kami ulas dibawah ini :

1. Simulasi Visual 2 Dimensi

Simulasi Visual 2 Dimensi

Simulasi visual ini melibatkan sumbu X (datar) dan Y (tegak) yang saling dihubungkan dan membentuk suatu objek yang menyerupai wuju nyata nya. Biasanya simulasi jenis 2 dimensi ini difungsikan untuk menggambar, mengatur gerak, mengatur waktu dan dapat mengimpor suara (audio).  Biasanya simulasi visual jenis ini dirancang dengan menggunakan software seperti dibawah ini :

Adobe Flash (dulunya bernama Macromedia Flash). Perangkat lunak ini merupakan produk unggulan dari Adobe Systems. Pada dasarnya software ini didesain untuk membuat animasi serta bitmap yang menarik dan diterapkan untuk keperluan membangun situs web yang dinamis. Karena berbasis pada web maka simulasi visual yang dihadirkan juga tentunya berbasis pada web contohnya adalah simulasi visual UN berbasis web yang mungkin saat ini sedang ramai diperbincangkan.

Lalu ada jug Toon Boom yang dianggap sebagai perangkat lunak pembuat animasi atau simulasi visual terbaik di dunia. Memiliki beberapa produk andalan seperti Toon Boom Studio, Toon Boom Animate, Toon Boom Harmony dan Toon Boom Storyboard Pro yang semuanya digunakan untuk pembuatan animasi 2 dimensi. Terbilang user friendly dan merupakan yang terdepan dalam hal animasi 2 dimensi. Software asal Kanada ini juga turut berjasa pada pembuatan berbagai kartun animasi yang menghiasi layar kaca anda.

 

Terakhir ada Adobe After Effect dimana pada awalnya software ini merupakan produk dari Macromedia sama halnya dengan Adobe Flash, lalu saat ini menjadi satu kesatuan dengan Adobe. Memerlukan kemampuan khusus dalam menggunakan software ini dikarenakan fungsinya yang memang sangat professional, terutama dalam hal motion graphics design. Proses pembuatan animasi visual juga ada yang dilakukan dengan menggunakan kode script (biasa disebut Expression).

2. Simulasi Visual 3 Dimensi

Simulasi Visual 3 Dimensi

Jika pada simulasi visual 2 dimensi melibatkan sumbu X (datar) dan Y (tegak) maka pada simulasi visual 3 dimensi terdapat sumbu X (datar), Y (tegak) dan Z (miring). Simulasi jenis ini agak rumit karena seringkali juga melibatkan objek berupa figure, pemandangan dan yang lain hampir menyerupai aslinya. Untuk software yang biasa digunakan antara lain :

 

Yang pertama adalah Blender, sebuah perangkat lunak open source yang biasa digunakan untuk membuat konten multimedia namun juga bisa digunakan untuk merancang simulasi visual 3 dimensi. Memiliki beberapa fitur yang diunggulkan seperti modelling, rendering, rigging, animation dan masih banyak lagi.

Selanjutnya ada 3D Studio Max, sesuai namanya software ini memang dikhususkan untuk merancang simulasi berbentuk 3 dimensi. Selain itu biasanya 3D Studio Max juga bisa digunakan untuk membuat logo 3D, film atau animasi, arsitektur ruma dan masih banyak lagi.

Terakhir ada Autodesk Maya, dari namanya sudah jelas bahwa software ini merupakan bagian dari Autodesk namun jenis ini memang dikhusukan untuk merancang simulasi visual berbasis 3 dimensi. Dengan kelebihan yang dimiliki software ini biasanya dipakai untuk membuat animasi VFX, sehingga bisa seakan – akan memberi tulang pada objek dan membuat karakter menjadi bergerak.

Leave a Reply

Send this to a friend