Nesabamedia—Tanpa melalui banyak pengumuman, platform yang dimiliki Elon Musk yaitu X kini merilis platform terpisah mereka yang dikhususnya untuk mengirimkan pesan instan.
X meluncurkan aplikasi perpesanan instan mandiri mereka yang diberi nama XChat, di mana kini akan pertama kali meluncur di App Store atau sistem iOS di tanggal 17 April 2026 nanti secara perdana.
CEO X yaitu Elon Musk itu sendiri, pernah mengatakan bahwa dia berencana untuk meningkatkan sistem keamanan enkripsi untuk perpesanan di X, di mana ketika masih dalam bentuk fitur DM hal ini sulit dilakukan.
Dengan memisahkan aplikasi, di mana XChat digunakan untuk mengirimkan pesan ke sesama pengguna X, perusahaan bisa menambahkan beberapa sistem keamanan baru yang sebelumnya sulit mereka terapkan.
Pengumuman ini masuk akal, sebelumnya ada banyak pengguna X yang mengeluh tidak bisa mengakses fitur Direct Messages atau DM. Banyak juga yang mengatakan bahwa DM mereka kosong atau Error hingga selalu gagal mengirim pesan.
Mungkin saja dalam beberapa minggu kemarin, X memang sedang mengintegrasi sistem mereka akan sepenuhnya bekerja di XChat. Karena perpindahan sistem tentunya membutuhkan integrasi agar kedua platform bekerja di akun yang sama.
XChat dibekali dengan enkripsi End-to-End yang sama seperti WhatsApp, dengan sistem ini maka pengguna akan dilindungi menggunakan sistem keamanan pasti.
X bukan yang pertama memisahkan fitur Chatting mereka ke XChat, Meta Inc melalui Facebook dan Messenger adalah salah satu yang pertama memisahkan fitur penting mereka ke satu platform.
Dulu, Messenger adalah Inbox yang tersedia di versi website hingga aplikasinya. Meta akhirnya memisahkan kedua fitur dan memberikan sistem keamanan yang mumpuni di Messenger agar setiap pesan hanya bisa dilihat oleh pemilik akun.
Di XChat juga nantinya akan dibekali dengan banyak fitur, salah satunya Video Call hingga Group Chat yang mampu diisi sebanyak 481 anggota X. Perusahaan juga memberikan akses privasi di mana pengguna bisa mengaktifkan fitur blokir Screenshot.





