Nesabamedia—Judol atau Judi Online memang menjadi masalah pelik yang sampai saat ini susah diatasi, Kemkomdigi berupaya untuk mengatasi masalah ini dan kini menggandeng beberapa Startup lokal berbasis AI (12/04).
Perusahaan lokal juga telah banyak yang menggunakan AI untuk membantu meringankan pekerjaan, Kemkomdigi melihatnya sebagai salah satu inovasi yang mungkin bisa membantu proyek mereka untuk mengatasi judol.
Gambit Hunter dan Ambisius Lab adalah dua Startup terpilih yang nantinya akan bekerja sama dengan Kemkomdigi. Meutya Hafid setuju bahwa menggunakan bantuan AI akan membantu mereka untuk menekan judol.
“Inovasi yang dikembangkan oleh Gambit Hunter dan Ambisius Lab menjadi contoh konkret bahwa talenta Indonesia tidak hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan solusi berbasis kecerdasan artifisial yang relevan dengan kebutuhan bangsa,” ucap Meutya di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta.
Berbicara mengenai judol tentu sangat erat kaitannya akan transaksi gelap, praktik ini illegal di mata negara dan untuk mencarinya juga susah, Indonesia adalah negara dengan transaksi raksasa dan sulit untuk memilah satu per satu.
AI saat ini bisa bekerja secara otomatis tanpa menggunakan tenaga manusia, sehingga proses penyaringan bekerja dengan perintah. Meutya mengatakan bahwa pendekatan ini sudah tepat bagi mereka.
Inovasi yang dikembangkan oleh dua Startup tersebut dikatakan cocok untuk memonitor keamanan privasi hingga informasi di ruang digital.
“Pemerintah dalam hal ini terus mendorong pengembangan AI melalui penguatan inovasi, kolaborasi multi-pemangku kepentingan, serta pengembangan berbagai use case yang berdampak langsung bagi masyarakat,” lanjut Meutya memperkuat pernyataannya.
Meskipun dari Komdigi sendiri tidak memberikan keterangan lebih lanjut mengenai apa program yang diusung oleh dua Startup tersebut untuk memberantas judol, Tindakan ini tentu sudah benar.
“Inisiatif pengembangan sistem AI untuk mengkurasi, memverifikasi dan membandingkan berita dari berbagai sumber terpercaya. Ini menjadi langkah penting dalam memperkuat ekosistem informasi yang sehat,” ucapnya, menekankan bahwa pemerintah juga mendukung penuh kerja sama ini.





