Nesabamedia—OpenAI kembali mengguncang dunia kecerdasan buatan dengan merilis model terbaru mereka, GPT-5.4, pada Kamis (5/3) waktu setempat (03/08).
Model anyar ini dirancang khusus untuk menangani tugas-tugas profesional tingkat tinggi dengan kemampuan penalaran yang jauh lebih canggih dari pendahulunya.
Perusahaan AI asal Amerika Serikat itu menyatakan bahwa GPT-5.4 mengintegrasikan kemajuan terbaru dalam bidang penalaran, pengodean, dan alur kerja, yang dikembangkan dari kemampuan GPT-5.3-Codex.
Tak hanya itu, OpenAI juga memperkenalkan GPT-5.4 Pro, versi super kuat yang dirancang untuk menangani tugas-tugas paling kompleks.
Apa yang bisa dilakukan GPT-5.4? Banyak! Model ini diklaim mampu meningkatkan kinerja secara signifikan dalam mengolah spreadsheet, presentasi, dan dokumen, sehingga pekerjaan profesional bisa diselesaikan dengan lebih efisien.
Dukungan pemrosesan konteks yang lebih besar dan integrasi pencarian web yang lebih baik juga menjadi andalan.
Fitur paling keren mungkin ada pada versi GPT-5.4 Thinking di ChatGPT. Model ini bisa memaparkan alur penalarannya sebelum memberikan jawaban akhir, layaknya seseorang yang berpikir keras.
Pengguna bahkan bisa menyesuaikan instruksi selama proses respons berlangsung! Lebih gila lagi, model ini mampu mengenali elemen antarmuka dari tangkapan layar, sehingga secara otomatis bisa melakukan operasi menggunakan tetikus dan kibor di berbagai perangkat lunak. Bayangkan, AI bisa membuka Excel dan mengedit data untuk Anda!
Dalam uji benchmark, GPT-5.4 membuktikan keunggulannya. Model ini menyamai atau bahkan melampaui profesional industri dalam 83 persen perbandingan GDPval dan memperoleh skor lebih tinggi dalam uji kemampuan pengodean.
Akurasi faktualnya juga lebih baik, sehingga lebih kecil kemungkinannya menghasilkan informasi keliru dibanding GPT-5.2.
GPT-5.4 sudah tersedia bagi pengguna ChatGPT Plus, Team, dan Pro, serta para pengembang melalui API. OpenAI berencana menghentikan penggunaan GPT-5.2 Thinking secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan.
Meskipun biaya per token lebih tinggi, efisiensi token yang lebih baik justru dapat menurunkan biaya keseluruhan dalam beberapa skenario. Dunia kerja sepertinya akan segera berubah drastis!





