• Our Partners:

Google Chrome di Perangkat Windows RAM

Google Tawarkan Metode Penghematan RAM Untuk Chrome ke Microsoft

NESABAMEDIA.COMBrowser Google Chrome selama ini memang terkenal menghabiskan banyak RAM saat digunakan, khususnya pada perangkat berbasis Windows. Nampaknya, Google telah mampu mengatasi permasalahan penggunaan RAM yang berlebihan tersebut. Namun pihaknya menyebut, mereka memerlukan sejumlah perbaikan dari sisi sistem operasi Windows itu sendiri, agar hal tersebut bisa terwujud.

Diberitakan, jika sebelumnya Microsoft telah ditawari sejumlah langkah alternatif oleh Google, agar penggunaan RAM berlebihan saat browser Chrome dijalankan di perangkat berbasis Windows bisa ditekan. 

Kemungkinan penekanan penggunaan RAM tersebut bisa terwujud memang sangat besar. Pasalnya, Microsoft dengan browser Edge yang merupakan browser berbasis engine Chromium yang juga digunakan pada Chrome, bisa dijalankan dengan penggunaan RAM yang rendah.

Namun Google menyebut jika Edge bisa berjalan dengan penggunaan RAM yang lebih sedikit itu, justru berdampak buruk pada prosesor. Lebih lanjut, Google memberikan klaim, jika mereka bisa menekan penggunaan RAM dengan cara yang jauh lebih aman, asalkan Microsoft mau melakukan sedikit perubahan pada sistem operasi Windows 10 mereka.

Chrome Gunakan RAM Berlebihan

Chrome Gunakan RAM Berlebihan

Pada pembaruan Windows versi 10 Mei 2020, atau 20H1 v2004, Microsoft memperkenalkan sebuah fitur bernama Segment Heap. Fitur ini didesain sedemikian rupa untuk menekan penggunaan RAM pada sejumlah aplikasi termasuk Google Chrome. Pihaknya mengklaim bahwa fitur itu mampu mengurangi penggunaan RAM sebanyak 27 persen. 

Google sendiri sebenarnya berminat untuk menerapkan fitur Segment Heap itu pada browser Chrome. Namun pihaknya menegaskan jika hal itu justru bisa meningkatkan beban pada penggunaan CPU. Dan untuk Chrome versi yang akan datang, tidak akan mendukung adanya fitur Segment Heap, sehingga metode Microsoft itu akan sia-sia.

“Penghematan penggunaan RAM tersebut sebagian besar ditekankan pada browser dan jaringannya saja. Padahal, sebagian besar penggunaan RAM justru berasal dari proses rendering,” ungkap pihak Google.

Mereka pun menyatakan bahwa sebenarnya ada langkah yang jauh lebih aman saat menerapkan Segment Heap tanpa harus mengorbankan prosesor. Tentunya hal ini bisa terjadi jika Microsoft setuju untuk menambahkan sebuah fungsi di Windows 10 yang bisa mengatur atau membersihkan “segment-heap-enabled” yang ada di ekstensi dll bernama RtlpHpHeapFeatures.

Pihak Google juga membagikan sebuah postingan resmi melalui Github, berisi kode yang bisa diterapkan oleh pihak Microsoft.

  1. HEAP_ENABLE_SEGMENT_HEAP – membuat segment heat ketimbang NT heap
  2. HEAP_DISABLE_SEGMENT_HEAP – membuat NT heap ketimbang segment heap, meskipun segment heap yang diaktifkan

Dua kode tersebut tidak hanya berpengaruh pada browser Google Chrome saja, tetapi semua browser yang menggunakan Chromium Engine sebagai pondasinya. Namun tampaknya Microsoft sama sekali tidak berminat untuk menerapkan teknik yang ditawarkan Google itu. 

Leave a Reply

Send this to a friend