• Our Partners:

Hi Nova Jadi Solusi Huawei Siasati Sanksi Amerika

Hi Nova Jadi Solusi Huawei Siasati Sanksi Amerika

NESABAMEDIA.COMSetelah terkena sanksi oleh pemerintah Amerika Serikat, Huawei tidak menyerah dan mencoba terus bertarung. Sejak semua sub-brand perusahaan terkena sanksi, Honor dijual untuk bisa lepas dari bayang-bayang Huawei, agar bisa terus beroperasi penuh. Mereka juga menemukan solusi lain, dan itu adalah Hi Nova.

Hi Nova sendiri diluncurkan pada tahun 2021, dan dimiliki oleh China Post milik pemerintah Cina. Menariknya, China Post kemudian meluncurkan smartphone mereka sendiri, yang secara mengejutkan itu sangat mirip dengan perangkat Huawei seri Nova. Di balik itu, China Post dan Huawei menandatangani perjanjian kerjasama di tahun 2019.

Ini kemudian menjadi mudah ditebak, bahwa pengembangan, penelitian dan produksi perangkat smartphone itu sebenarnya ditujukan untuk membantu Huawei. China Post di sini hanya sebagai nama saja, sehingga Huawei bisa mendapatkan akses untuk mendapatkan komponen yang mereka butuhkan. 

Sesederhana itu, Huawei akhirnya bisa mendapatkan komponen yang mereka butuhkan, khususnya untuk chipset 5G. Mereka juga akhirnya bisa memasang sistem operasi Android versi terbaru di produk smartphone mereka dengan layanan Google. 

Contoh penghindaran sanksi dan kerjasama antara kedua perusahaan itu adalah lahirnya smartphone Hi Nova 9 Pro, yang merupakan hasil rebranding dari Huawei Nova 9 Pro. Smartphone ini memiliki layar OLED 6,72 inci dengan dukungan resolusi 2676×1236 piksel, serta kecepatan refresh 120Hz, termasuk juga HDR10 Plus. 

Di dalamnya terdapat chipset Qualcomm Snapdragon 778G, RAM sebesar 8 GB, dan penyimpanan internal 128/256 GB. Ada juga setelan empat kamera di panel belakang dengan konfigurasi 50 MP + 8 MP + 2 MP + 2MP. Sementara kamera depannya 32 MP dan baterai berkapasitas 4,000 mAh serta pengisian cepat 100W. 

Untuk saat ini, smartphone Hi Nova ini tersedia secara eksklusif di Cina. Namun para pengamat yakin jangkauannya akan semakin luas, dan mungkin selanjutnya akan muncul di pasar global.

Pekan lalu, VimpelCom menerima peralatan dari Huawei China dalam jumlah sangat besar dengan nilai sekitar $15 juta. Kontrak pengiriman peralatan ini sendiri dilakukan pada bulan Februari lalu. 

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend