• Our Partners:

Indonesia Memasuki Era Digital dan Kesetaraan Perempuan, Kata Menkomdigi

Nesabamedia—Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan bahwa era digital bukanlah penghalang, melainkan akselerator terkuat untuk kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan (23/12).

Pernyataan ini disampaikannya usai menerima penghargaan Excellence Mom in Digital Transformation Leadership dalam ajang Wonder Moms Awards 2025. Bagi Meutya, penghargaan ini bukan capaian pribadi, melainkan simbol pengakuan atas kontribusi kolektif perempuan Indonesia dalam memanfaatkan teknologi untuk kemajuan.

Inti dari argumen Meutya adalah sifat inklusif dari teknologi digital. Digitalisasi, menurutnya, telah meruntuhkan banyak hambatan tradisional yang membatasi akses perempuan terhadap pendidikan, informasi, dan peluang ekonomi.

Platform online, kursus digital, dan jaringan sosial memungkinkan perempuan untuk belajar, berjejaring, dan membangun bisnis dari mana saja dan kapan saja, seringkali dengan fleksibilitas yang lebih besar.

Ruang digital menawarkan platform meritokrasi di mana ide dan karya dapat berbicara lebih lantang daripada prasangka gender. Oleh karena itu, Meutya mendorong perempuan Indonesia untuk tidak ragu.

“Ini bukan zamannya perempuan ragu atau mundur. Kita harus maju, berani, dan pantang menyerah,” tegasnya.

Seruan ini bukan sekadar motivasi, tetapi seruan untuk tindakan nyata: mengambil alih ruang digital, menguasai literasinya, dan secara aktif membentuk narasi. Keberanian untuk memimpin di bidang teknologi, kebijakan digital, atau kewirausahaan berbasis digital menjadi kunci.

Namun, pemberdayaan digital tidak terjadi dalam vakum. Meutya menyoroti pentingnya ruang apresiasi dan pengakuan sebagai sumber motivasi yang konkrit.

Melihat perempuan lain dihormati karena pencapaiannya di bidang teknologi dan transformasi digital menciptakan efek domino, ia membuktikan bahwa hal itu mungkin, dan menginspirasi generasi berikutnya untuk bercita-cita lebih tinggi. Penghargaan seperti Wonder Moms Awards memainkan peran kritis dalam membuat kepemimpinan perempuan di ranah digital menjadi terlihat dan dinormalisasi.

Tantangan ke depan adalah memastikan bahwa potensi inklusif era digital ini dapat diakses oleh semua perempuan, melintasi garis geografis, sosial, dan ekonomi.

Ini memerlukan komitmen berkelanjutan untuk meningkatkan literasi digital yang merata, memerangi misinformasi yang sering kali berdampak tidak proporsional pada perempuan, dan menciptakan lingkungan online yang aman dari kekerasan berbasis gender.

Visi Meutya mengingatkan kita bahwa transformasi digital Indonesia hanya akan benar-benar berhasil jika ia membawa serta seluruh masyarakat, dengan perempuan bukan hanya sebagai peserta, tetapi sebagai pemimpin, inovator, dan penggerak utamanya.

Download berbagai jenis aplikasi terbaru, mulai dari aplikasi windows, android, driver dan sistem operasi secara gratis hanya di Nesabamedia.com:

Download Software Windows

Download Aplikasi Android

Download Driver Printer

Download Sistem Operasi

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Newest
Oldest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments