Nesabamedia—Perkembangan yang memberikan secercah harapan pasca bencana yang melanda wilayah tersebut, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria melaporkan bahwa jaringan telekomunikasi di Provinsi Aceh telah pulih 99 persen.
Pencapaian signifikan ini menandai kemajuan besar dalam upaya pemulihan infrastruktur kritis, yang memungkinkan masyarakat kembali terhubung dengan keluarga, mengakses informasi penting, dan mendukung operasi logistik serta bantuan kemanusiaan.
Pemulihan mendekati sempurna ini adalah hasil dari upaya koordinasi intensif antara pemerintah (dalam hal ini Kemkomdigi), operator telekomunikasi seperti Telkomsel, Indosat, dan XL Axiata, serta tim teknis di lapangan.
Mereka bekerja dalam kondisi yang sangat menantang untuk memperbaiki atau mengganti menara BTS (Base Transceiver Station) yang rusak, kabel fiber optik yang terputus, dan perangkat pendukung lainnya.
Konektivitas yang kembali hidup sangat penting tidak hanya untuk komunikasi sosial, tetapi juga untuk menjalankan layanan digital pemerintahan, perbankan, dan pendidikan yang mulai mengandalkan platform online.
Akan tetapi, Nezar Patria juga mengingatkan bahwa pemulihan fisik BTS belum sepenuhnya menjamin layanan yang stabil. Tantangan terbesar yang tersisa seringkali adalah ketersediaan pasokan listrik yang andal.
Banyak BTS yang telah diperbaiki masih mengandalkan genset darurat karena jaringan listrik utama dari PLN belum sepenuhnya pulih di semua lokasi. Ketergantungan pada genset ini rentan terhadap gangguan pasokan bahan bakar dan memerlukan perawatan rutin.
Selain itu, daerah-daerah terpencil atau yang terisolasi secara geografis (seperti di beberapa bagian Bener Meriah atau Aceh Tengah) mungkin masih menjadi bagian dari 1% yang belum terjangkau, karena akses fisik yang sulit dan kerusakan infrastruktur pendukung seperti jalan dan jembatan.
Pencapaian 99% ini patut diapresiasi sebagai bukti ketanggihan dan responsivitas ekosistem telekomunikasi Indonesia. Namun, ia juga menggarisbawahi bahwa di era digital, ketahanan infrastruktur tidak bisa berdiri sendiri, ia sangat bergantung pada ketahanan sektor lain seperti kelistrikan dan transportasi.
Fokus ke depan adalah memastikan pemulihan yang tersisa, mengamankan pasokan listrik yang berkelanjutan untuk BTS, dan memperkuat infrastruktur terhadap ancaman bencana di masa depan.
Download berbagai jenis aplikasi terbaru, mulai dari aplikasi windows, android, driver dan sistem operasi secara gratis hanya di Nesabamedia.com:











