6 Pembagian Jenis-Jenis Pasar dan Contohnya, Yuk Disimak!

Pasar ialah sebuah tempat dimana pembeli dan penjual bertemu dan melakukan transaksi ekonomi yaitu melakukan jual beli barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Umumnya arti pasar tidak mengacu pada sebuah tempat atau lokasi, karena pasar tidak mempunyai batas geografis. Dengan adanya sistem jaringan komunikasi yang modern bisa meniadakan batasan serta hambatan geografis, sehingga penjual dan pembeli dapat melakukan transaksi tanpa harus bertemu secara langsung.

Dalam ilmu ekonomi, defenisi pasar adalah besarnya permintaan dna penawaran jenis baras dan jasa tertentu. Arti pasar ialah permintaan dan penawaran secera keseluruhan terhadap barang dan jasa tertentu yang dilakukan oleh penjual dan pembeli melibatkan proses atau aktivitas termasuk didalamnya surat berharga, uang, modal dan tenaga kerja.

Jenis-Jenis Pasar dan Contohnya

Pada prinsipnya, segala aktivitas yang terdapat di dalam pasar berdasarkan adanya kebebasan dalam bersaing, baik itu penjual maupun pembeli. Maksudnya penjual bebas menjual barang ataupun jasa yang akan ia distribusikan, sementara pembeli bebas memilih dan membeli barang atau jasa yang ia inginkan. Berikut ini penjelasan tentang jenis-jenis pasar dan contohnya:

A. Berdasarkan Cara Pengelolaannya

pasar tradisional

1. Pasar Tradisional

Pasar tradisional merupakan sebuah tempat dimana penjual dan pembeli dapat melakukan transaksi secara langsung atau bisa melakukan kegiatan tawar menawar terhadap barang atau jasa yang akan didistribusikan.

Pasar tradisional umumnya memiliki bangunan berupa kios-kios kecil, atau gerai. Biasanya di pasar tradisional menjual beranekaragam kebutuhan sehari-hari selain itu dapat berupa jasa tenaga kerja dan lain sebagainya.

Pasar tradisional masih banyak terdapat di berbagai daerah di Indonesia. Contohnya ialah Pasar Minggu (Jakarta), Pasar Senen (Jakarta), Pasar Beringharjo (Yogyakarta), Pasar Ikan (Medan), Pasar Klewer (Solo).

2. Pasar Modern

Pasar Modern merupakan suatu tempat bertemunya penjual dan pembeli namun berbeda dengan pasar modern. Karena di pasar modern harga barang atau produk yang ingin dibeli oleh konsumen telah tertera harganya dan tidak bisa ditawar lagi.

Pasar Modern biasanya terdapat di dalam bangunan seperti mall atau ada juga bangunan sendiri. Pelayanan secara mandiri, ada juga yang dilayani oleh pramuniaga.

Produk yang dijual biasanya berupa makanan yang dikemas serta tahan lama, ada juga barang barang lain, namun harganya lebih mahal. Contohnya ialah Supermarket, Minimarket, dan lain-lain.

B. Berdasarkan Bentuk Kegiatan/Wujudnya

Jenis-Jenis Pasar Berdasarkan Bentuk Kegiatan

1. Pasar Nyata

Yaitu sebuah tempat dimana seorang penjual dan pembeli dapat memperjual belikan barang atau jasa secara langsung dengan cara bertatap muka langsung. Contohnya ialah pasar tradisisonal dan pasar modern.

2. Pasar Abstrak

Yaitu sebuah pasar dimana penjual dan pembeli tidak melakukan transaksi secara langsung (tidak langsung bertatap muka), namun melalui beberapa media perantara seperti menggunakan surat dagang, hp atau semacamnya. Contohnya ialah pasar mosal, pasar online, pasar saham, dan pasar valuta asing.

C. Berdasarkan Jenis Barangnya

1. Pasar Barang Konsumsi

Yaitu suatu pasar yang didalamnya memperjualbelikan berbagai macam barang-barang atau produk yang bisa dikonsumsi dan dipakai untuk kebutuhan sehari-hari manusia. Contohnya ialah pasar beras, pasar buah, pasar sayur, pasar tekstil.

2. Pasar Barang Produksi

Yaitu suatu pasar yang didalamnya menyediakan dan menyewakan berbagai faktor produksi, seperti faktor produksi tenaga ahli/tenaga kerja, faktor produksi alam, faktor produksi modal. Contohnya ialah bursa tenaga kerja, Pasar tembakau (Bremen di Jerman),  Bursa Efek Indonesia (atau gabungan BES dan BEJ).

D. Berdasarkan Waktu

Jenis-Jenis Pasar Berdasarkan Waktu

1. Pasar Harian

Yaitu suatu pasar dimana penjual dan pembeli bisa melakukan transaksi jual beli barang ataupun jasa secara langsung setiap hari (buka setiap hari). Biasanya pasar harian menyediakan berbagai macam jenis barang untuk kebutuhan pokok untuk sehari-hari. Contohnya ialah supermarket, minimarket dan lainnya.

2. Pasar Mingguan

Yaitu suatu pasar dimana penjual dan pembeli hanya bisa melakukan transaksi jual beli barang ataupun jasa secara langsung setiap 1 minggu sekali (buka satu kali dalam seminggu). Biasanya pasar mingguan terdapat di daerah pedesaan yang penduduknya masih sedikit. Contohnya ialah pasar pon, pasar kliwon, pasar wage dan lainnya.

3. Pasar Bulanan

Yaitu suatu pasar dimana penjual dan pembeli hanya bisa melakukan transaksi jual beli barang ataupun jasa secara langsung setiap 1 bulan sekali (buka satu kali dalam sebulan). Barang yang dijual biasanya berupa barang khsusus atau tertentu yang kemudian bisa dijual kembali. Contohnya ialah pasar hewan, Bazar.

4. Pasar Tahunan

Yaitu suatu pasar dimana penjual dan pembeli hanya bisa melakukan transaksi jual beli barang ataupun jasa secara langsung setiap 1 tahun sekali (buka satu kali dalam setahun). Biasanya hanya diadakan pada event tertentu dan ditujukan untuk promosi produk baru, dan umumnya bersifat nasional. Contohnya ialah Pekan Raya, Pameran.

5. Pasar Temporer/Sementara

Yaitu suatu pasar yang diadakan pada waktu tertentu saja dan diselenggarakan tidak rutinn. Umumnya pasar temporer diadakan untuk merayakan suatu peristiwa tertentu saja. Contohnya ialah Pasar malam.

E. Berdasarkan Wilayah

Jenis-Jenis Pasar Berdasarkan Wilayah

1. Pasar Lokal

Yaitu suatu pasar yang mempertemukan antara penjual dan pembeli yang hanya mencakup tempat tertentu saja, seperti satu wilayah tertentu. Umumnya menjual beberapa barang-barang untuk kebutuhan sehari-hari.

2. Pasar Daerah

Yaitu suatu pasar yang mempertemukan antara penjual dan pembeli meliputi wilayah tertentu seperti kabupaten, kota ataupun provinsi. Umumnya pedagang yang ada dipasar ini merupakan pedagang besar yang membelinya ialah pedangan kecil (eceran).

3. Pasar Nasional

Yaitu suatu pasar yang mempertemukan antara penjual dan pembeli meliputi Negara (melayani penjualan/permintaan dalam negeri). Umumnya barang yang diperjualbelikan ialah barang produksi, barang konsumsi, saham, modal, valuta asing dan surat berharga. Contohnya ialah Bursa Efek, Pasar bahan mentah.

4. Pasar Internasional

Yaitu suatu pasar yang mempertemukan antara penjual dan pembeli meluputi berbagai negara di dunia. Umumnya brang yang diprjualbelikan berupa barang komoditi dalam ruang lingkup internasional. Contohnya ialah Pasar kopi (Santos di Brazil)

F. Berdasarkan Strukturnya

Jenis-Jenis Pasar Berdasarkan Strukturnya

1. Pasar Persaingan Sempurna

Yaitu suatu pasar dimana ada banyak penjual dan pembeli yang telah mngetahui keadaan pasar tersebut yang dikarakterisasikan dengan jumlah penjual dan konsumen banyak, barang yang dijual homogen, tidak adanya campur tangan pemerintah. Contohnya ialah pasar beras dan pasar sayur.

2. Pasar Persaingan Tidak Sempurna

Seperti namanya pasar ini berbeda dengan pasar persaingan sempurna, dimana jumlah penjual lebih sedikit dibandingkan dengan konsumennya. Ciri khasnya ialah penjual bisa menentukan harga barangnya sendiri dan penjualan barangnya bersifat heterogen.

Pasar persaingan tidak sempurna dibagi menjadi 2, yaitu

a) Pasar Monopoli
Yaitu suatu pasar yang mana seluruh penawaran barang telah dikuasai oleh oknum penjual tertentu atau beberapa penjual. Contohnya ialah PLN, Pertamina, PT. KAI.

b) Pasar Monopolistik
Yaitu pasar yang terdiri dari banyak penjual yang menjual barang dengan corak yang berbeda. Contohnya ialah salon rambut, toko obat, toko kelontong.

C) Pasar Oligopoli
Yaitu pasar yang hanya terditi dari beberapa penjual saja yang menjual satu barang yang sama sehingga harga antara satu penjual dengan penjual lain bisa saling mempengaruhi. Contohnya, perusahaan telekomunikasi, perusahaan rokok, perusahaan mobil/sepeda motor, dan lainnya.

Itulah penjelasan tentang jenis-jenis pasar dan contohnya yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat dan mudah dipahami!

Leave a Reply

Send this to a friend