Nesamadia—Pada 21 Agustus 2025, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi menggandeng Universitas Brawijaya (UB) melalui peluncuran Program AI Talent Factory (22/08).
Langkah dari Kemkomdigi menargetkan pembentukan talenta AI yang sudah expert, bukan cuma pemula. Ini jadi langkah nyata dalam memperkuat kontribusi ekonomi digital lewat inovasi AI!
Berbeda dari pelatihan digital biasa, AI Talent Factory dirancang sebagai proyek percontohan dengan kurikulum yang pas dan pelatih atau mentor dari para ahli di bidang AI.
Tujuan utamanya bukan sekadar mengajari teori, tapi menumbuhkan kemampuan inovasi mandiri dari talenta AI.
Kemudian peserta bukan pemula atau tingkat menengah melainkan ditargetkan sebagai praktisi AI terapan.
50 Talenta Baru dalam Setiap Semester
Untuk tahap awal, targetnya adalah mencetak 50 talenta AI baru dalam satu semester, yang nantinya diharapkan bisa berkembang ke kampus lain di berbagai wilayah baik di Jawa maupun di luar Jawa, agar pemerataan inovasi dan ekonomi digital bisa lebih merata.
Rektor UB berharap program ini bisa mendorong kemandirian teknologi digital Indonesia. Bukan cuma menggunakan teknologi AI buatan luar, tapi talenta anak bangsa menciptakan dan memanfaatkan solusi AI sendiri itu yang diharapkan.
Kolaborasi Antara Pemerintah dan Kampus Swasta
Program AI Talent Factory adalah hasil kolaborasi antara Kemkomdigi dan Universitas Brawijaya (UB) yang menyasar pembentukan praktisi AI berkelas, bukan hanya pengguna teknologi biasa.
Program ini dirancang untuk menghasilkan 50 talenta AI baru setiap semester, dengan pendekatan praktis dan berbasis proyek.
Target peserta adalah individu yang sudah punya pemahaman dasar, dan diarahkan untuk mampu mengembangkan solusi AI secara mandiri.
“Ini adalah inisiasi atau piloting project (proyek percontohan) dari pengembangan AI Talent Factory. Program ini tentunya akan mencetak talenta digital tapi levelnya bukan pemula atau menengah, ini untuk praktisi yang dibimbing oleh para ahli.” Kata Wahyu Pudjianto selaku Kepala Badan Pengembangan SDM Kemkomdigi.
Kemkomdigi ingin program ini jadi role model yang bisa diterapkan juga di kampus-kampus lain, termasuk di luar Jawa, agar potensi ekonomi digital di berbagai daerah bisa ikut terdorong.
UB pun berharap program ini bisa mencetak anak bangsa yang bukan hanya konsumen AI, tapi juga produsen teknologi yang punya daya saing global dan menjawab tantangan lokal.
Download berbagai jenis aplikasi terbaru, mulai dari aplikasi windows, android, driver dan sistem operasi secara gratis hanya di Nesabamedia.com: