Perkembangan komputer pribadi selama beberapa dekade diukur berdasarkan kecepatan clock, inti prosesor, dan kapasitas RAM. Namun pada pergantian tahun 2026, Microsoft secara radikal mengubah standar tentang apa yang dimaksud dengan komputer modern.
Peluncuran Copilot+ PC merupakan perubahan arsitektur paling drastis pada Windows sejak peralihan ke komputasi 64-bit. Ini bukan pergeseran CPU, melainkan Neural Processing Unit (NPU), komponen silikon khusus yang secara khusus dibuat untuk melakukan tugas kecerdasan buatan secara real-time.
Ide utama Copilot+ adalah untuk membawa AI keluar dari cloud dan langsung running ke perangkat pengguna. Beberapa tahun yang lalu, aplikasi seperti ChatGPT atau generator gambar membutuhkan koneksi internet untuk mengirimkan informasi ke pusat data server yang besar. Sekarang perangkat keras di laptop kamu cukup kuat untuk menjalankan model Large Language Model dengan pembaruan Windows 11 terbaru.
Peralihan ini memiliki tiga keunggulan utama: kecepatan, privasi dan kemampuan offline. Pemrosesan data lokal oleh AI tidak menimbulkan latensi yang terkait komunikasi dengan server dan data pengguna yang sensitif tidak bakal tertinggal di perangkat, yang mana hal ini menjadi masalah signifikan bagi pengguna korporat maupun individu.
Recall adalah salah satu aspek paling revolusioner dari era baru ini. Microsoft telah menjadikan alat ini sebagai pembangkit tenaga produktivitas, meskipun awalnya dipandang skeptis terkait privasi. Ini seperti memori fotografis PC kamu, di mana kamu dapat mencari apa pun yang pernah kamu lihat di layar menggunakan bahasa yang mudah dipahami.
Sebagai contoh, daripada mencari melalui folder untuk menemukan grafik tertentu, seseorang cukup mengatakan, “Temukan grafik tentang pembelian yang saya lakukan di Indomaret selama kemarin” dan Windows akan secara otomatis menampilkan data grafik tersebut.
Selain itu, pengenalan AI juga diterapkan pada alat kreatif dan aksesibilitas. Live Captions sekarang bisa menerjemahkan video atau audio langsung dari 40 bahasa (akan terus bertambah) ke bahasa Inggris secara real-time bahkan dapat dilakukan secara offline.
Sementara itu, Cocreator di Paint memungkinkan pengguna untuk mencampur goresan tinta sederhana dengan perintah teks untuk menciptakan karya seni digital berkualitas profesional secara real-time. Microsoft masih berupaya mengoptimalkan Windows agar berjalan pada prosesor berbasis ARM seperti Snapdragon X Elite.
Kemampuan AI ini diberikan dengan daya tahan baterai hingga beberapa hari. Pengguna Windows dapat menikmati efisiensi yang sebelumnya hanya dinikmati oleh pengguna Apple.
Editor: Muchammad Zakaria





