• Our Partners:

Lewat Fitur Penjiplak TikTok, Instagram Berusaha Jegal TikTok

NESABAMEDIA.COM – Bulan November lalu menjadi titik awal Instagram dalam upayanya untuk menyaingi TikTok dengan meluncurkan sebuah fitur yang dinamakan Reels, yang fungsionalitasnya mirip seperti apa yang dimiliki oleh aplikasi Cina tersebut. Saat itu, hanya pengguna Instagram yang berdomisili di Brasil yang bisa menikmati Reels.

Selang beberapa bulan kemudian, tepatnya pada tanggal 25 Juni 2020, Instagram memperlebar sayap Reels ke dua negara lain, yaitu Perancis dan Jerman. Langkah ini juga diiringi dengan penambahan sejumlah fitur baru di dalam Reels.

Reels merupakan media bagi pengguna Instagram yang ingin berbagi video dengan durasi maksimal 15 detik. Seperti halnya TikTok, video-video di dalam Reels juga bisa diedit dengan sejumlah efek, dibagikan, dan di-remix.

Sebelumnya, sewaktu Reels masih hanya tersedia di Brasil, Reels hanya bisa dibagikan di dalam Instagram Stories. Ternyata, pengguna masih belum puas. Mereka ingin lebih leluasa dalam membagikan video. Keinginan tersebut dipenuhi Instagram sehingga pengguna kini bisa membagikan video di dalam feed.

Sebagian pengguna juga ingin Instagram menyediakan tempat tersendiri untuk menampung Reels. Tujuannya, agar semua video yang dibuat oleh seorang pengguna dapat ditemukan dengan mudah. Instagram pun kemudian menyisihkan ruang untuk Reels di bagian Explore dan profil user seperti yang terlihat pada screenshot di bawah ini.

Facebook selaku perusahaan induk Instagram sebenarnya bukan sekali ini saja berusaha untuk merampas popularitas dari TikTok. Sebelumnya, Facebook sudah pernah meluncurkan aplikasi mirip TikTok yang bernama Lasso, tapi gagal mencapai hasil yang diinginkan.

Berbeda dengan Lasso yang dikembangkan menjadi sebuah aplikasi tersendiri, Reels dikembangkan sebagai bagian dari platform Instagram untuk memanfaatkan jumlah pengguna yang sudah ada (user base). Sepertinya strategi ini berhasil jika dilihat dari keputusan Facebook yang akhirnya menyediakan fitur Reels untuk negara lain, meskipun saat ini hanya disediakan untuk negara Jerman dan Perancis.

Sedangkan keputusan untuk memilih kedua negara itu, salah satu kemungkinannya adalah untuk menjegal momentum TikTok. Perlu diketahui, jumlah pengguna Instagram di Jerman sudah mencapai 22 juta orang, sedangkan di Perancis berjumlah 19 juta orang. Dengan user base sebesar itu, Instagram memiliki peluang untuk mengalahkan TikTok di kedua negara tersebut.

Leave a Reply

Send this to a friend