Nesabamedia—Apple akhirnya membuat langkah besar yang dinanti-nanti para pengguna dan pegiat hak reparasi. Menurut pembongkaran mendalam (teardown) yang dilakukan oleh situs panduan perbaikan ternama, iFixit untuk laptop terbaru Apple (17/03).
MacBook Neo, dinobatkan sebagai MacBook paling mudah diperbaiki dalam kurun waktu sekitar 14 tahun terakhir! Ini tentu saja adalah informasi penting yang cukup bersinar di dunia gadget.
“Kisah besar” di balik pujian ini, menurut iFixit, terletak pada baterai. Selama ini, baterai MacBook dikenal menempel dengan lem, membuat penggantian baterai menjadi proses yang rumit dan berisiko.
Namun, MacBook Neo mengubah semuanya. Baterainya kini diamankan dengan baki yang ditahan oleh 18 sekrup. Memang banyak, tetapi iFixit dengan tegas menyatakan, sekrup tetap lebih baik daripada lem setiap saat.
Perubahan sederhana namun revolusioner ini membuat penggantian baterai menjadi jauh lebih mudah, dan iFixit mengaku hal ini membuat sorakan gembira di seluruh kantor iFixit.
Selain baterai, ada beberapa perubahan lain yang berkontribusi pada peningkatan kemudahan perbaikan MacBook Neo. iFixit menyoroti struktur pembongkaran yang datar (flat disassembly tree) , yang memudahkan akses ke komponen.
Yang tak kalah penting, Repair Assistant yang merupakan asisten perbaikan internal Apple, tampaknya menerima komponen pengganti tanpa banyak protes atau perlu kalibrasi rumit. Layar dan keyboard juga disebut lebih mudah diganti dibandingkan model-model sebelumnya.
Meskipun mendapatkan pujian, iFixit tetap memiliki sejumlah catatan. Komponen seperti RAM dan penyimpanan yang masih disolder (tertanam) menjadi kekhawatiran utama karena membuat peningkatan atau penggantian komponen ini oleh pengguna menjadi tidak mungkin.
Karena alasan ini, iFixit hanya memberikan skor kemudahan perbaikan 6 dari 10 untuk MacBook Neo. Namun, mereka menekankan bahwa untuk ukuran sebuah MacBook, itu adalah skor yang kuat.
Sebuah sinyal positif bahwa Apple mulai mendengar seruan para pengguna dan membuka jalan menuju produk yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.





