Apple Yang Menjual iPhone Tanpa Charger Dinilai Merugikan Konsumen

Menjual iPhone Tanpa Charger Dinilai Merugikan Konsumen

NESABAMEDIA.COMSebuah kelompok perlindungan konsumen di Taiwan pada awal pekan ini menyebut keputusan Apple Inc. untuk menjual seri iPhone 12 tanpa dua aksesori yakni, pengisi daya baterai dan earphone, sebagai sebuah ketidak adilan, dengan mengatakan praktik tersebut telah merugikan hak-hak konsumen.

Yayasan Konsumen mendesak Fair Trade Commision (FTC) Taiwan untuk menggelar penyelidikan atas keputusan Apple yang mengharuskan konsumen mengeluarkan uang tambahan untuk membeli dua aksesori, dengan mengatakan kebijakan seperti itu sama saja dengan menaikkan harga secara tersembunyi. Pengguna iPhone baru harus mengeluarkan tambahan sekitar ratusan ribu untuk pengisi daya dan earphone.

Pada konferensi pers online, Sekretaris Jenderal Yayasan Konsumen Hsu Tse-yu mengatakan sistem operasi iPhone, adalah salah satu dari dua sistem smartphone utama di dunia, tetapi Apple memiliki pangsa pasar global yang lebih besar.

Di pasar smartphone lokal, iPhone telah lama menjadi top seller baik dari segi volume penjualan maupun nilai.

Saat iPhone baru mulai dijual di Taiwan pada hari pertama, berita di TV sering menangkap gambar penggemar Apple yang bersemangat mendapatkan iPhone pertama mereka setelah berdiri dalam antrean panjang di depan toko Apple selama berjam-jam.

Pada Oktober 2020, Apple mulai menjual seri iPhone 12 secara global, tetapi tidak seperti model sebelumnya, iPhone terbaru dijual tanpa adaptor daya USB dan EarPods. Hal yang sama juga berlaku untuk model lama yang masih dijual. Apple mengklaim kedua aksesori tersebut telah dikecualikan karena alasan lingkungan.

Hsu mengatakan Apple menjual iPhone baru tanpa dua aksesori, tetapi belum memotong harga iPhone baru untuk mencerminkan penurunan biaya produksi.

iPhone terbaru sebenarnya memiliki harga yang lebih tinggi, kata Hsu, menambahkan bahwa Apple menggunakan kekuatan pasarnya untuk memaksa konsumen membeli aksesori secara terpisah.

Uni Eropa telah mendesak merek ponsel cerdas untuk menyediakan pengisi daya berdasarkan spesifikasi umum untuk mengurangi sampah elektronik, tetapi Apple, yang memiliki lebih dari 900 juta pengguna smartphone aktif di seluruh dunia, merancang aksesori berdasarkan spesifikasinya sendiri yang berbeda dari pesaingnya, Android.

Tsai Pei-fen, kepala komite hukum yayasan, mengatakan pengisi daya adalah aksesori yang diperlukan untuk pengguna iPhone sehingga Apple tidak boleh mengecualikannya saat menjual perangkat ponsel.

Adapun earphone, kata Tsai, meskipun tidak diperlukan untuk pengguna telepon, karena iPhone telah dijual dengan earphone selama bertahun-tahun, Apple harus membuat aturan harga yang adil dan dapat diterima untuk perubahan tersebut.

Tsai juga mengutip laporan berita yang mengatakan, Apple masih menjual iPhone 12 dengan charger dan earphone di Paris.

Sebagai tanggapan, Chen Chih-min, wakil komisaris FTC, mengatakan komisi akan mulai melihat harga iPhone 12, tetapi menekankan bahwa setiap vendor memiliki hak untuk menetapkan harga produk, dan karena berada di bawah mekanisme pasar, sulit bagi pemerintah untuk menetapkan regulasi terkait hal itu.

Leave a Reply

Send this to a friend