Meski Tertunda, One Outlook Terus Jalani Pengembangan Sebagai Project Monarch

Meski Tertunda, One Outlook Terus Jalani Pengembangan Sebagai Project Monarch

NESABAMEDIA.COMMicrosoft telah lama dikabarkan sedang mengerjakan platform Outlook Mail dan Kalender terpadu. Ini adalah sebuah backend tunggal yang lebih mudah untuk dikembangkan, dipelihara dan diperbaiki jika ada bug atau masalah. Meskipun kehadirannya tertunda, platform One Outlook, yang juga diberi nama Project Monarch ini masih terus dilakukan pengembangan secara berkelanjutan. 

Kabar terbaru, platform ini akan dihadirkan pada akhir tahun, sebagai bagian dari pembaruan opsional untuk Windows. Namun, One Outlook ini juga akan dijadikan sebagai solusi lintas platform, yang juga hadir di macOS, iOS dan bahkan Android. 

Microsoft Outlook merupakan salah satu klien surat elektronik paling tua, dan memiliki banyak sekali pengguna. Namun, platform ini adalah salah satu yang paling terfragmentasi. Microsoft saat ini mengelola beberapa versi Outlook yang berbeda. Ada untuk Windows, Mac, iOS dan Android, kemudian juga untuk versi web. 

Project Monarch sebelumnya akan hadir sebagai One Outlook, dan dijadwalkan peluncurannya pada tahun lalu. Sama seperti proyek besar lainnya yang dikerjakan oleh Microsoft, proyek ini juga mengalami penundaan, yang kemungkinan besar disebabkan oleh adanya wabah pandemi. Nantinya, platform ini akan diberi nama Outlook, dengan menghilangkan kebingungan dengan penggunaan embel-embel di bagian depan dan belakang.

Windows 10 dan 11 telah memiliki aplikasi Mail dan Kalender sendiri. Namun sepertinya Microsoft berencana untuk secara bertahap merilis versi terpadu Outlook pada paruh kedua tahun 2022 ini, mungkin sebagai bagian dari pembaruan fitur kumulatif 22H2 atau Sun Valley 2. Walaupun kemungkinan juga akan hadir sebagai pembaruan opsional lebih dulu. 

Meskipun tidak ada konfirmasi resmi mengenai hal ini, kemungkinan besar Microsoft akan mengganti aplikasi Mail dan Kalender yang ada di Windows 10 dan 11 dengan platform One Outlook yang baru. 

Platform One Outlook ini diharapkan harus bisa bekerja secara identik di perangkat Windows Desktop (di Win32 atau UWP, Intel dan ARM), di web, macOS serta Android. Satu-satunya cara untuk mencapai tingkat keseragaman ini adalah dengan memodelkan One Outlook yang baru. Ini berarti Microsoft bisa mengembangkan dan menyebarkan pembaruan dari sisi server dalam satu waktu, sehingga memungkinkan akses cepat ke pengguna.

Editor: Muchammad Zakaria

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend