• Our Partners:

Meta Ubah Algoritma Mirip Tiktok

Meta Akan Ubah Algoritma, Jadi Mirip Tiktok?

NESABAMEDIA.COM – Meta dikabarkan akan mengubah beberapa bagian algoritma mereka, beberapa sumber mengatakan bahwa Meta berencana mengubah algoritma yang mirip dengan platform media sosial Tiktok

Meta telah lama mengembang media sosial mereka, agar lebih mudah digunakan. Hal ini terlihat dari perubahan antarmuka pengguna, hingga penambahan fitur yang jauh lebih modern.

Sebelum Instagram memiliki fitur Reels, Meta lebih dulu memperkenalkan fitur video yang akan lewat di beranda anda secara acak. Anda memberikan dukungan dengan menyukai konten, mengomentari, hingga membagikan konten video.

Nampaknya, Meta kembali menghadirkan fitur terbaru dengan mengubah algoritma mereka, dikabarkan dari beberapa karyawan yang bekerja di Meta. Perusahaan mengembangkan sebuah algoritma baru, yang mana lebih mirip dengan platform media sosial asal China, Tiktok.

Melansir dari The Verge, pada pernyataan dari eksekutif Meta, Tom Alison. Alison menyatakan bahwa perusahaan Meta memiliki rencana terbaru yang akan menampilkan sebuah video dari akun yang mereka ikuti, halaman seperti Fans Page dan beberapa akun yang mereka ikuti.

Alison juga menambahkan, bahwa beberapa bulan kebelakangan ini fitur dan Messenger (bagian dari Meta) memiliki perubahan dalam hal antarmuka pengguna dan fitur. Di mana, tampilan dan fiturnya mulai berubah, mengikuti tampilan dan fitur yang ada pada Tiktok Message.

Perubahan fungsi, di mana tampilan Feed dari Meta akan mirip dengan tampilan Feed Tiktok, tentunya memiliki tantangan tersendiri antara kedua platform media sosial ini.

Persaingan akan minat pasar dan konsumen akan semakin meningkat, di mana kedua platform ini memiliki tampilan dan fitur yang mendekati mirip satu sama lainnya. Ketika Instagram dikembangkan Meta, dengan menambahkan fitur Reels yang mirip Tiktok.

Rancangan Meta, untuk mengubah tampilan dan fungsi dari fiturnya, menjadi mirip Tiktok, ialah karena target pasar yang semakin diperluas. Alison juga mengatakan bahwa, hal ini cukup mengambil resiko, karena publik kemungkinan akan kebingungan, untuk menggunakan platform yang tepat dalam mencari hiburan dan berkomunikasi.

Disisi lainnya, Mark Zuckerbeg selaku pendiri Meta saat ini tengah sibuk dengan mempersiapkan berbagai macam produk seperti Smart Glass, hingga membangun dunia Metavers yang cukup membuat jagad internet penasaran dibuatnya.

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend