• Our Partners:

Microsoft Bisa Geser Apple Sebagai Perusahaan Dengan Nilai Valuasi Terbesar

Microsoft Bisa Geser Apple Sebagai Perusahaan Dengan Nilai Valuasi Terbesar

Saham Microsoft dalam perdagangan terakhir mengalami kenaikan sebesar 2,24%, yang meneruskan reli cukup kuat sejak hari Rabu kemarin. Reli itu juga meningkatkan kapitalisasi pasar Microsoft yang kini telah mencapai angka $2.426 triliun, yang terpaut sangat tipis di bawah kapitalisasi pasar milik Apple yang berada di angka $2.461 triliun. 

Microsoft juga dilaporkan memiliki 7.513 miliar lembar saham dibandingkan dengan milik Apple sebesar 16.53 miliar saham. Perdagangan selama sepekan terakhir ini juga menunjukkan bahwa kedua perusahaan itu sama-sama mengalami peningkatan yang cukup besar. 

Apabila saham Microsoft itu mampu mempertahankan momentum yang didapatkan saat ini, kemudian diinduksi oleh pendapatan, dan Apple kemudian mengalami ketertinggalan karena sedang dilanda kecemasan menjelang perilisan laporan keuangannya setelah penutupan perdagangan hari Kamis kemarin, maka Microsoft akan mampu merebut kembali kepemimpinan dalam valuasi pasar.

Microsoft dan Apple saling bersalip peringkat sebagai perusahaan dengan nilai valuasi paling besar beberapa kali di masa lalu. Setelah Apple mampu menduduki posisi tertinggi sebagai perusahaan global dengan kapitalisasi pasar tertinggi selama sekitar delapan tahun, Microsoft berhasil merebut kepemimpinan. Meskipun hal tersebut terjadi hanya sebentar, yakni di akhir tahun 2018. Saat itu kedua perusahaan memiliki kapitalisasi pasar di atas $800 miliar.

Apple kemudian mencapai tonggak nilai kapitalisasi pasar sebesar $2 triliun pada bulan Agustus 2020 lalu, dan itu adalah perusahaan pertama di dunia yang mampu melakukannya. Sementara itu, Microsoft hampir setahun berada di belakang Apple, dengan mampu mencapai tonggak yang sama pada bulan Juni 2021 lalu. 

Lalu apa yang mendorong reli saham Microsoft?

Laporan keuangan kuartal pertama Microsoft tahun ini, meskipun menunjukkan adanya kekuatan, itu sebagian besar ditunjang oleh momentum layanan Cloud. Selain pendapatan dari layanan Cloud, pendapatan dari Windows juga melampaui ekspektasi di kuartal tersebut. Hasil itupun diyakini akan cukup untuk menggerakkan saham perusahaan jauh lebih tinggi hingga tahun 2022 mendatang.

Sementara, hasil kuartalan Apple memegang peranan penting untuk saham mana yang akan menjadi yang teratas dalam hal valuasi pasar dalam waktu dekat. Dalam perdagangan pre-market, saham Microsoft naik 0,67% di angka $325,32 dan Apple naik 0,61% di angka $149,76.

Editor: Muchammad Zakaria

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend