Microsoft: BitLocker Mengalami Masalah dalam Pembaruan Agustus

NESABAMEDIA.COM – Microsoft memang telah melakukan pembaruan atas sistem operasi mereka di Agustus ini, pembaruan ini memperbaiki masalah pada Secure Boot DBX. Beberapa pengguna merasa bahwa hal ini agaknya telah diselesaikan dengan baik. Tetapi, pengguna malah menemukan masalah baru, di mana sistem otomatis akan langsung melakukan Boot ke BitLocker Recovery, Senin (22/08).

Setelah akhirnya menerima banyak kritikan dan memaksa Microsoft untuk memberikan tanggapan mereka, pada akhirnya perusahaan buka suara dan menyatakan bahwa masalah yang disebabkan ini karena sistem Windows Health Dashboard yang bermasalah.

Windows Health Dashboard yang bermasalah akibat proses pembaruan ini sebenarnya bisa diatasi secara manual. Microsoft memberikan cara atau langkah perbaikan secara manual, jadi tidak perlu menunggu pembaruan selanjutnya untuk dapat memperbaiki masalah yang ditemui.

Microsoft memberikan cara untuk memperbaiki masalah Boot, di mana bisa langsung memasukan BitLocker Recover Keys, caranya seperti berikut:

  1. Perangkat yang pasti sudah terinstal KB5012170 Akan mendapatkan Bitlocker Recovery Key.
  2. Perangkat yang telah terinstal KB5012170, kemudian merestart sistem computer dan terapkan pembaruan.
  3. Jalankan Command Promp sebagai Administrator dan enter ketika muncul Manage-bde-protectors-disable %systemdriver%- -rebootcount 2
  4. Instal
  5. Restart komputer sebanyak dua kali.
  6. BitLocker Akan berjalan secara otomatis ketika telah melalui proses restart yang kedua.

Setelahnya, harusnya BitLocker dapat berjalan dengan baik tanpa adanya masalah lagi. Cara ini merupakan cara yang direkomendasikan langsung oleh Microsoft. Selain itu, untuk masalah ini sebenarnya masih terbilang ringan dan tidak menemukan banyak masalah untuk perangkat keras lainnya.

Bug ini tidak menyerang program ataupun perangkat keras lain untuk dapat terhubung, hanya beberapa jenis perangkat model lawas saja yang menemukan masalah ini. Jadi, bisa dipastikan bahwa kemungkinan masalah pada perangkat keras saja yang tidak memadai. Alhasil, terjadinya Boot ini karena murni kemampuan perangkat keras yang tidak mumpuni untuk menjalankan pembaruan terbaru.

Microsoft saat ini juga tengah disibukkan dengan pembaruan lainnya untuk sistem operasi Windows 10, menjelang proses peluncuran dari Windows 11 dengan versi 22H2 tentunya akan mendapatkan banyak ujian bagi perusahaan untuk menghindari banyaknya Bug yang hadir. Saat ini, Windows 11 versi terbaru sedang tersedia dalam bentu beta atau masa uji coba.

Editor: Muchammad Zakaria

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend