Microsoft Edge Jadi Browser Populer Kedua Kalahkan Safari di Desktop

Microsoft Edge Jadi Browser Populer Kedua Kalahkan Safari di Desktop

NESABAMEDIA.COMInternet Explorer tidak akan secara resmi pensiun sampai bulan depan, namun penggantinya, yakni Microsoft Edge telah mendapatkan basis pengguna yang signifikan. Menurut laporan yang diterbitkan StatCounter, browser Edge telah secara resmi melampaui Safari buatan Apple sebagai browser pilihan paling populer kedua di perangkat desktop. 

Microsoft Edge memulai debutnya pada tahun 2015, dan pertama kali dibangun di atas mesin browser yang dikembangkan perusahaan, sebuah pendekatan yang bakal berumur pendek.

Versi asli Edge gagal mendapatkan banyak dukungan dari pengguna, sehingga hanya tiga tahun kemudian, Microsoft mengumumkan bahwa Edge akan dibangun ulang dan kali ini menggunakan basis Chromium, yang sama dengan browser Chrome yang sangat populer.

Sepertinya, strategi ini sangat bijaksana, dan tidak diragukan lagi juga dibantu oleh keputusan Microsoft untuk mengganti Internet Explorer dengan Edge sebagai browser web default di Windows 11.

Basis pengguna Edge perlahan namun pasti meningkat sejak Windows 11 secara resmi dirilis ke publik pada bulan Oktober tahun lalu, dan menurut laporan StatCounter, sekarang telah memiliki pangsa pasar 10,07% di perangkat desktop, menempatkannya di posisi kedua, melampaui Safari dengan 9,61%. 

Tidak mengejutkan jika Google Chrome tetap menjadi juaranya, dengan pangsa pasar 66,64%. Dominasi Chrome terus tumbuh perlahan, namun Firefox yang berada di posisi keempat baru-baru ini mengalami penurunan menjadi 7,86%, dari yang sebelumnya di bulan Februari sebesar 9,47%. 

Namun di perangkat seluler, pangsa pasar Microsoft Edge sama sekali tidak signifikan. Chrome sekali lagi menjadi pilihan dominan, meraih sebanyak 63,57% dengan Safari versi iOS lebih baik daripada di perangkat macOS dengan pangsa pasar 24,82%.

Microsoft Edge masih memiliki potensi yang sangat besar untuk bisa tumbuh, mengingat tingkat adopsi Windows 11 yang juga masih lambat. Mayoritas perangkat desktop dan laptop masih menggunakan Windows 10, yang akan didukung sampai tahun 2025 mendatang. 

Karena Microsoft meyakinkan lebih banyak pengguna untuk meningkatkan ke Windows 11, dengan asumsi mereka tidak tahu cara mengubah browser default, secara otomatis mereka ini juga akan menjadi pengguna Edge.

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend