Internet Explorer

Microsoft Masih Bolehkan Akses di Internet Explorer

NESABAMEDIA.COM – Microsoft selaku perusahaan yang meluncurkan layanan Internet Explorer, harus memilih untuk menghentikan layanan tersebut pada bulan Juni 2022 lalu. Pada akhirnya, layanan ini akan digantikan oleh layanan terbaru seperti Microsoft Edge. Namun, Microsoft masih memberikan akses untuk layanan Internet Explorer hingga saat ini, Minggu (21/08).

Pada tanggal 15 Juni 2022, layanan Internet Explorer tercatat telah dihentikan oleh Microsoft. Dalam proses pemberhentian layanan tersebut, perusahaan melakukan dua fase untuk memberikan pemberitahuan dan mulai menonaktifkan layanan.

Pada akhirnya, akhir Juli kemarin layanan Internet Explorer telah dihentikan secara penuh untuk semua perangkat. Tentu, Microsoft telah memberhentikan semua layanan termasuk pembaruan terbaru yang akan berlaku untuk layanan Microsoft yang masih aktif.

Namun, pengguna menemukan layanan Internet Explorer yang ternyata masih dapat diakses hingga sekarang. Bahkan, pengguna menemukan layanan ini masih dapat mengakses berbagai situs website yang diakses oleh peramban lain.

Pengguna Twitter berikut ini menemukan bahwa layanan Internet Explorer masih dapat diakses dengan semestinya, bahkan dirinya memasang layanan tersebut di sistem operasi Windows 11, sebagai sistem operasi terbaru dari Microsoft.

Layanan ini dapat diakses dengan mudah ketika pengguna memiliki Add ons di pengaturan peramban, melalui Internet Option, Program, Manage Add ons, dan klik saka Learn More About Toolbars and Extensions. Secara otomatis layanan Internet Explorer akan terbuka dan langsung mengakses situs yang sedang pengguna kunjungi.

Banyak pengguna yang merasa hal ini cukup masuk akal, karena sejatinya Internet Explorer juga masih menggunakan IE11 yang saat ini masih terus dipakai oleh layanan Windows 10 dan 11. Di mana, IE11 ini termasuk ke dalam mode IE yang mengoperasikan MSHTML atau Trident Engine. Ini ternyata masih digunakan pada layanan Microsoft Edge pada perangkat dengan sistem operasi Windows 10.

Maka dari itu, terlalu sulit untuk langsung memutuskan layanan Internet Explorer tanpa ada sangkut paut dengan layanan lainnya dari Microsoft, jika masih menggunakan sebuah program yang sama.

Namun, diperkirakan layanan Internet Explorer ini tidak seperti dulu, di mana tidak mampu untuk mengakses berbagai macam situs yang memiliki fitur yang tidak dapat diproses oleh Explorer. Sehingga, memiliki kemungkinan kesulitan membuka.

Editor: Muchammad Zakaria

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend