• Our Partners:

Microsoft Office Blokir Aktivitas Macros Secara Default

Microsoft Office Blokir Aktivitas Macros Secara Default

NESABAMEDIA.COM – Setelah mengalami banyak perubahan dengan layanan mereka, kini Microsoft telah memberikan pengumuman resmi mereka. Minggu ini, Microsoft akan memberikan pembaruan untuk semua pengguna Microsoft Office, dengan fitur utamanya memblokir semua aktivitas Macros Visual Basic for Applications, Minggu (24/7).

Bulan Juni lalu, Microsoft juga telah mengumumkan bahwa mereka akan segera memperbaiki beberapa pengaturan untuk menunjang keamanan pengguna. Microsoft menyatakan bahwa, “sementara waktu kami akan membuat beberapa perubahan atas layanan.”

Meskipun memberikan kalimat ‘sementara’, namun faktanya banyak para ahli yang memberikan pernyataan mereka terkait perkiraan bahwa Microsoft akan mengubah secara pasti keamanan mereka, yang mana ditakutkan akan rentan terhadap serangan virus berbahaya.

Shane Huntley selaku Google Threat Analysis Group memberikan tanggapannya lewat akun Twitter pribadinya, dia menyatakan bahwa tindakan yang dilakukan oleh Microsoft terbilang benar. Ini merupakan pilihan terbaik, karena Macros sering menjadi sasaran berbahaya untuk para pengguna dari peretasan. Bahkan, Huntley menyatakan bahwa ini cara yang lebih ampuh daripada melawan ancaman virus dari blogger.

“Memblokir akses dari Macro di Office, merupakan tindakan yang sangat benar untuk melawan ancaman peretas, ini lebih efektif daripada ancaman virus di internet dan blog.” Tulis Huntley.

Macros merupakan sebuah tindakan yang dilakukan oleh virus, di mana seorang peretas dapat mengendalikan virus untuk masuk ke dalam program Microsoft Office. Virus akan mendeteksi dan membaca setiap ketikan yang ditulis oleh pengguna, maka dari itu tindakan ini dapat berbahaya untuk keamanan data.

Sekarang, Microsoft telah memberlakukan pengaturan mereka untuk memilih mengaktifkan Macros, namun dengan peringatan akan bahaya yang bisa saja mengancam. Sedangkan, pengguna dapat menonaktifkannya untuk keamanan data dan komputer.

Pengaturan ini hanya dapat digunakan pada Microsoft Office yang terinstal di Windows, menggunakan sistem dari NFTS. Sedangkan, untuk pengguna platform lainnya seperti MacOS, Android, dan iOS tidak akan mendapatkan keamanan seperti halnya di Windows.

Peretas telah menggunakan dan tercatat berhasil mencuri data pengguna selama mengaktifkan fitur Macros, menipu pengguna untuk mengunduh sebuah berkas dari internet dengan memberikan berkas yang keliru, kemudian akan menjalankannya di sistem.

Hal ini nampaknya tidak akan terjadi kembali, Microsoft telah mengatur pengaturan bawaan mereka agar tidak mudah dibobol. Jadi, pengguna Office dapat lebih aman.

Editor: Muchammad Zakaria

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments