Nesabamedia – Malam penganugerahan Academy Awards atau Oscar tahun ini menjadi milik Netflix. Dua film produksi raksasa streaming tersebut berhasil memenangkan lima piala sekaligus, menegaskan dominasi mereka di industri perfilman meski masih mengejar satu penghargaan tertinggi (16/03).
Sutradara visioner Guillermo del Toro berhasil membawa pulang tiga piala untuk filmnya, “Frankenstein”. Adaptasi ulang kisah klasik ini memenangkan penghargaan untuk kategori Best Production Design (Tata Artistik Terbaik), Best Costume Design (Desain Kostum Terbaik), dan Best Makeup and Hairstyling (Tata Rias dan Rambut Terbaik).
Secara total, “Frankenstein” masuk dalam sembilan nominasi, termasuk Best Picture dan Best Supporting Actor, menunjukkan kualitas produksi yang diakui para kritikus.
Sementara itu, film terlaris sepanjang masa Netflix, “KPop Demon Hunters”, tidak mau kalah. Film animasi yang menggabungkan musik K-Pop dan aksi pemburu setan ini berhasil meraih penghargaan untuk kategori Best Animated Feature (Film Animasi Terbaik) dan Best Original Song (Lagu Orisinal Terbaik).
Prestasi ini membuktikan bahwa film non-konvensional pun bisa bersinar di kancah internasional. Meski sukses besar, satu rekor masih belum terpecahkan. Hingga saat ini, belum ada film dari platform streaming yang berhasil memenangkan penghargaan tertinggi, Best Picture.
Satu-satunya film streaming yang pernah meraihnya adalah “CODA” produksi Apple, yang dirilis di dekat puncak pandemi. Tahun ini, predikat Best Picture jatuh kepada film “One Battle After Another”, mengalahkan “Frankenstein” dan “Train Dreams” (Netflix) serta “F1” (Apple) yang memenangkan Best Sound.
Malam Oscar juga diwarnai candaan pembawa acara Conan O’Brien yang menyebut kehadiran salah satu CEO Netflix, Ted Sarandos. “Ini menarik! Ini pertama kalinya dia (Sarandos) berada di teater (bioskop)!” ledeknya, menyindir bisnis utama Netflix yang berbasis streaming. Meski begitu, raihan tahun ini menunjukkan Netflix semakin matang sebagai pemain utama di industri film.





