Nesabamedia—Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bergerak cepat mengatasi salah satu keluhan utama masyarakat dan pelaku UMKM biaya logistik yang tinggi.
Wakil Menteri Komdigi, Nezar Patria, menegaskan bahwa integrasi antara layanan pos komersial dan layanan pengantaran berbasis permintaan (On-Demand) menjadi langkah konkret untuk menekan biaya logistik nasional yang saat ini masih berada di angka di atas 14 persen dari PDB.
Dalam keterangan resminya di Jakarta, Sabtu, Nezar memaparkan betapa vitalnya sektor transportasi dan pergudangan. Sektor ini tumbuh 8,98 persen secara tahunan, menyerap lebih dari 6 juta tenaga kerja, dan menangani hingga 7 juta paket per hari!
“Ini menunjukkan betapa vitalnya lapangan usaha transportasi ini sebagai tulang punggung ekonomi digital,” ujarnya.
Namun, biaya logistik yang tinggi berdampak langsung pada harga barang, daya saing UMKM, dan ongkos kirim yang dibayar masyarakat. Oleh karena itu, integrasi sistem dan adopsi logistik pintar (smart logistics) menjadi kebutuhan mendesak.
Melalui Permenkomdigi Nomor 8 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Pos Komersial, pemerintah menata ulang peran pos. Pos tidak lagi sekadar mengirim barang, tetapi akan bertindak sebagai konsolidator jaringan, pengelola standar, dan pengendali kualitas.
Di sisi lain, layanan pengantaran berbasis permintaan akan memperkuat pengiriman tahap awal (first mile) dan akhir (last mile) yang membutuhkan kecepatan dan fleksibilitas tinggi.
“Keberadaan layanan pengantaran berbasis permintaan ini sangat nyata dan kita tidak bisa abai dengan keberadaannya dan juga kontribusinya yang sudah memperlancar, sudah membangkitkan dinamika ekonomi digital,” kata Nezar.
Dengan model saling melengkapi ini, diharapkan biaya distribusi bisa ditekan, pengiriman semakin cepat, dan keberlanjutan jutaan pekerja terjaga. Pemerintah juga berkomitmen menciptakan lapangan bermain yang setara (Level Playing Field) melalui monitoring transparan dan berbagi infrastruktur (Infrastructure Sharing).
“Kita mengharapkan adanya umpan balik dari teman-teman pelaku industri sehingga nanti dalam melakukan formulasi kebijakan itu bisa mengakomodasi semua pemangku kepentingan,” pungkasnya.
Download berbagai jenis aplikasi terbaru, mulai dari aplikasi windows, android, driver dan sistem operasi secara gratis hanya di Nesabamedia.com:











