Nesabamedia—Rapat kerja bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), anggota Komisi I DPR RI Mohamad Sohibul Iman mendesak agar sektor pendidikan ditempatkan sebagai prioritas utama dalam Peta Jalan Kecerdasan Artifisial (AI) Nasional.
Iman menilai pendidikan merupakan amanat konstitusi dan kunci untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
“Menurut saya justru pendidikan ini harus menjadi Quick Win yang paling diprioritaskan karena pendidikan ini amanat konstitusi dan kemudian dia menjadi wajib belajar. Saya kira pendidikan kita hari ini perlu kita upayakan untuk semakin berkualitas,” kata Iman.
Ia melihat AI sebagai solusi untuk mengatasi ketimpangan kualitas pengajaran, terutama di daerah terpencil yang kekurangan guru.
Iman memberi contoh pemanfaatan AI untuk pembelajaran jarak jauh yang bermutu, sehingga standar pengajaran dapat lebih merata. Ia berpendapat bahwa program Sekolah Rakyat yang sudah dirancang dengan standar tinggi akan mudah mengadopsi AI, sedangkan tantangan sesungguhnya justru di sekolah-sekolah di wilayah tertinggal.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Kecerdasan Artifisial Kemkominfo Aju Widya Sari menjelaskan bahwa Rancangan Peraturan Presiden tentang Peta Jalan AI Nasional disusun sebagai pedoman strategis.
Peta jalan ini mengusung empat fokus utama penguatan keterlibatan pihak, penciptaan ruang inovasi, peningkatan kapasitas riset, serta mitigasi risiko. Salah satu Quick Win yang telah dirumuskan adalah pembelajaran adaptif pada Sekolah Rakyat.
Download berbagai jenis aplikasi terbaru, mulai dari aplikasi windows, android, driver dan sistem operasi secara gratis hanya di Nesabamedia.com:











