Pengertian Cerita Rakyat : Struktur, Ciri-Ciri, Unsur dan Jenis-Jenis Cerita Rakyat

Pengertian Cerita Rakyat

Cerita rakyat merupakan cerita yang berada di dalam rakyat atau dimiliki oleh rakyat dan juga merupakan karya sastra yang sistem penyebaran ceritanya dilakukan secara turun temurun melalui mulut ke mulut (lisan).

Cerita Rakyat memang cerita yang perlu dilestarikan oleh setiap bangsa yang diwarisinya. Cerita rakyat memang cerita pada zamannya tetapi masih relevan untuk diceritakan di zaman sekarang. Berikut ini adalah pengertian cerita rakyat, struktur, ciri-ciri, unsur-unsur serta jenis-jenis cerita rakyat. Sedangkan beberapa ahli mempunyai pengertian tersendiri mengenai cerita rakyat:

Menurut Suripan Sadi Hutomo

Cerita rakyat adalah cerita yang penyampaiannya dilakukan secara lisan dari generasi ke generasi berikutnya sebagai bentuk dari ekspresi budaya yang ada di masyarakat tersebut.

Menurut Liaw Yock Fang

Cerita rakyat merupakan karya sastra yang berada di masyarakat dengan cara penyampaian melalui lisan ibu kepada anak-anaknya atau cerita yang diceritakan tokoh masyarakat kepada rakyatnya pada zaman dahulu ketika belum mengenal baca dan tulis.

Kesimpulan berdasarkan pendapat para ahli tentang cerita rakyat adalah cerita yang dimiliki oleh masyarakat dengan penyampaian cerita menggunakan media lisan serta dilakukan secara turun temurun dari nenek moyang.

Struktur Cerita Rakyat

Pengertian Cerita Rakyat dan Strukturnya

Struktur cerita rakyat yaitu terdiri dari tiga tahapan.

Tahapan Pertama

Pertama merupakan tahapan pengenalan cerita. Biasanya dimulai dengan pengenalan tokoh, latar tempat dan suasana serta beberapa gambaran awal dimulainya cerita.

Tahap Peristiwa

Tahap ini merupakan tahap dimulainya tokoh bertemu tokoh lain. Biasanya di sini sudah mulai muncul beberapa konflik atau masalah yang terjadi. Biasanya di tahap ini beberapa peristiwa terajadi secara berurutan mulai dari sebab peristiwa sampai konflik memuncak.

Tahap penyelesaian

Setelah terdapat konflik yang dialami oleh tokoh cerita. Biasanya terdapat penyelesaian dari konflik tersebut. Identiknya cerita rakyat diselesaikan dengan tokoh baik yang akan mendapatkan kemenangan dan sebaliknya tokoh yang jahat akan mendapatkan balasan atas perbuatannya. Selain itu, penulis cerita rakyat juga bisa menambahkan beberapa amanat tetapi itu semua tergantung keinginan penulis cerita dalam mengakhiri cerita tersebut.

Ciri-Ciri Cerita Rakyat

Ciri-Ciri Cerita Rakyat

1. Disampaikan melalui Lisan

Ciri yang pertama adalah cerita rakyat memang cerita yang dilisankan karena penyebaran ceritanya dilakukan dari mulut ke mulut. Pada zaman sekarang mungkin terdapat cerita rakyat yang berbentuk tulisan seperti di web atau di buku-buku lalu timbul pertanyaan apakah bisa disebut cerita rakyat? Apabila memang cerita tersebut merupakan cerita yang diceritakan secara mulut ke mulut memang merupakan cerita rakyat sedangkan media cetak atau tulis sekarang memang sebagai bentuk dokumentasi agar cerita rakyat mudah diingat dan dilestarikan saja.

2. Anonim

Anonim adalah pengarang tanpa nama atau tidak diketahui siapa penulisnya. Sebut saja cerita rakyat bawang merah dan bawang putih tidak diketahui siapa pengarang awalnya karena memang merupakan cerita yang diturunkan dari mulut ke mulut sehingga tidak diketahui siapa pengarang sebenarnya.

3. Terjadi perubahan

Maksud dari ciri yang ketiga adalah terjadi perubahan cerita tetapi tidak mengubah inti cerita itu. contohnya cerita bawang merah dan bawang putih jika membaca berbagai cerita versi A versi B tentu terdapat perbedaan seperti latar tempat atau waktu akan tetapi inti cerita tidak akan hilang dari dua cerita tersebut.

Biasanya perubahan tersebut bisa berupa penambahan cerita, pengurangan cerita, atau penyisipan cerita. Hal tersebut dikarenakan sifat cerita rakyat dari mulut ke mulut sehingga tidak mungkin sama persis apabila diceritakan melalui orang yang berbeda.

4. Nilai Cerita

Meskipun terdengar cerita rakyat merupakan cerita hayalan pengarang tetapi pengarang tidak sembarangan dalam menciptakan karya sastra. Pengarang pasti mengambil atau terinspirasi dari manusia, alam, lingkungan yang menjadikan karya sastra itu bernilai dan bisa diambil pelajaran pentingnya.

Contoh fabel Singa dan Tikus mungkin ceritanya memang cerita hayalan tentang dunia binatang tetapi pasti terdapat pelajaran atau hikmah di dalamnya seperti janganlah menghina sesuatu yang lebih kecil atau lemah daripada kamu karena segala sesuatu itu memiliki kelebihan.

5. Memiliki Versi yang Berbeda

Cerita rakyat memiliki versi yang berbeda-beda. Maksudnya adalah setiap cerita rakyat dengan judul sama tetapi sudah mengalami perubahan pencerita pasti memiliki versi yang berbeda. Contohnya cerita bawang merah dan bawang putih versi A dan B pasti berbeda, cerita fabel singa dan tikus versi Indonesia dan Arab juga berbeda. Perbedaan tersebut memang tidak terlalu jauh karena inti dari cerita tersebut pasti tetap sama.

6. Bersifat menghibur

Sebenarnya tujuan dari cerita rakyat adalah untuk menghibur seseorang yang diceritakan. Akan tetapi seiring bertambahnya waktu cerita rakyat bukan hanya menghibur orang-orang yang sedang sedih saja akan tetapi bisa diambil beberapa pelajaran penting yang terdapat di dalamnya.

7. Sederhana

Cerita rakyat memang menggunakan alur yang sederhana sehingga lebih mudah diterima. Selain itu, bahasa yang digunakan juga tidak bertele-tele tetapi langsung pada intinya.

Unsur-Unsur Cerita Rakyat

Pengertian Cerita Rakyat dan Unsur-Unsurnya

1. Tokoh

Tokoh yang terdapat pada cerita rakyat memang memiliki ciri khas tersendiri seperti tokoh fabel pasti menggunakan binatang tetapi memiliki watak seperti manusia dan bisa bicara. Hikayat biasanya menggunakan nama-nama yang identik dengan kerajaan atau istana karean ciri khasnya adalah istana centris. Biasanya tokoh di dalam cerita rakyat tidak terlalu banyak hanya terdiri dari tiga atau enam orang saja.

2. Penokohan / perwatakan

Unsur yang kedua yaitu penokohan. Penokohan di dalam cerita rakyat biasanya terdiri dari tokoh baik (protagonis), tokoh jahat (antagonis) tokoh ketiga atau penengah (tritatognis) biasanya tokoh ketiga tidak selalu hadir tergantung pengarang menciptakan karya tersebut.

3. Latar atau setting

Latar di sini di bagi menjadi tiga yaitu latar tempat, latar waktu, dan latar suasana. Latar tempat merupakan latar di mana menunjukkan tempat terjadinya cerita. Latar waktu menunjukkan waktu terjadinya cerita sedangkan latar suasana adalah latar yang menceritakan atau menggambarkan situasi cerita.

4. Sudut Pandang

Sudut pandang yang biasanya digunakan pada cerita rakyat adalah sudut pandang orang ketiga (dia) sebagai pelaku utama.

5. Bahasa

Bahasa yang digunakan cenderung lebih sederhana dan tidak mengandung kosa-kata yang sulit dimengerti.

6. Amanat

Amanat cerita biasanya terdapat di akhir cerita atau jika tidak terdapat ulasan amanat dari pengarang, pembaca atau pendengar cerita harus menemukan sendiri amanat cerita tersebut.

Jenis-Jenis Cerita Rakyat

Pengertian Cerita Rakyat dan Jenis-Jenisnya

1. Fabel

Fabel merupakan salah satu jenis cerita rakyat yang memiliki ciri khas yaitu pelakunya merupakan binatang yang bisa bicara dan bersikap seperti manusia. Fabel biasanya menceritakan kehidupan manusia atau sifat manusia sehingga meskipun menggunakan tokoh binatang tetapi tetap menceritakan kisah yang tidak akan jauh berbeda dari manusia.

2. Legenda

Legenda adalah cerita rakyat yang biasanya menceritakan asal-usul sesuatu bisa menjadi asal usul nama atau tempat. Contoh : Asal-Usul Banyuwangi (legenda terjadinya tempat)

3. Cerita Jenaka

Cerita jenaka merupakan cerita untuk menghibur seseorang agar tertawa karena cerita jenaka merupakan cerita yang lucu. Meskipun demikian, cerita jenaka memiliki pesan moral tersendiri seperti cerita Abu Nawas yang cerdik dan menimbulkan tawa akan tetapi masih terdapat pelajaran yang bisa diambil.

4. Cerita Pelipur Lara

Cerita ini adalah cerita yang berisi keindahan atau semangat guna untuk menghibur seseorang yang sedang bersedih hati.

5. Mite

Mite termasuk jenis cerita rakyat yang menceritakan tentang hal-hal yang berbau gaib, mistis, dan juga sacral

6. Epos

Epos merupakan cerita rakyat yang menggambarkan tentang pahlawan

7. Hikayat

Hikayat merupakan cerita rakyat melayu dengan menggunakan latar istana sentris.

Itulah ulasan tentang pengertian cerita rakyat, struktur, unsur-unsur, serta jenis-jenis cerita rakyat. Semoga bermanfaat dan mudah dipahami.

Leave a Reply

Send this to a friend