Pengertian Desentralisasi Beserta Tujuan, Kelebihan dan Contoh Desentralisasi

Pengertian Desentralisasi

Berdasarkan Undang-Undang Dasar (UUD 1945), Indonesia merupakan negara yang berbentuk kesatuan, dimana hanya ada satu pemegang kekuasaan tertinggi yakni pemerintah pusat. Hal itu juga diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1974 yang mengatur tentang sistem hubungan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, yakni penyerahan urusan pemerintahan dari pusat kepada daerah. Istilah tersebut lebih dikenal dengan sebutan desentralisasi.

Dalam pengertian lain, desentralisasi merupakan penyerahan urusan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah untuk menjadi tanggung jawab daerah dalam menyelenggarakan agenda, seperti kebijakan, perencanaan ataupun pelaksanaan.

Nantinya, kebijakan itu akan melahirkan otonomi daerah yang memberikan kekuasaan penuh kepada pemerintah daerah untuk mengurus kepentingan masyarakatnya. Walaupun demikian, kebijakan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah daerah haruslah sesuai dengan batas-batas negara kesatuan Indonesia.

Pengertian Desentralisasi Menurut Para Ahli

pengertian desentralisasi

Untuk lebih memahami desentralisasi secara mendalam, berikut akan dijelaskan pengertian dari desetralisasi menurut para ahli yang kompeten didalamnya.

1. Menurut Jha S.N dan Mathur P.C

Menurut Jha Mathur, pengertian desentralisasi adalah pelimpahan kewenangan yang berasal dari pemerintah pusat dengan cara dekonsentrasi pendelegasian kantor wilayah atau dengan devolusi kepada pejabat daerah atau badan-badan daerah.

2. Menurut Prof. Dr. J. Salusu

Pengertian desentralisasi menurut Salusu merupakan kewenangan yang relatif besar terutama dalam membuat berbagai keputusan penting, yang kemudian didelegasikan secara luas dari organisasi ke tingkat bawah melalui mata rantai komando.

3. Menurut Patrick Sills

Patrick Sills mengungkapkan bahwa pengertian desentralisasi yakni penyerahan wewenang melalui tingkat pemerintahan yang lebih tinggi kepada pemerintah yang lebih rendah, baik dalam bidang legislatif, yudikatif atau administratif.

4. Menurut Henry Maddick

Henry berpendapat bahwa desentralisasi adalah bentuk penyerahan kekuasaan secara hukum untuk dapat menangani bidang-bidang atau fungsi-fungsi tertentu kepada daerah otonom.

5. Menurut Rondinelli

Pengertian desentralisasi menurut Rondinelli adalah penyerahan perencanaan, pembuatan keputusan, ataupun kewenangan administratif dari pemerintah pusat kepada suatu organisasi wilayah, satuan administratif daerah, organisasi semi otonom, pemerintah daerah, ataupun organisasi nonpemerintah serta lembaga swadaya masyarakat.

6. Menurut Irawan Soejipto

Menurut Irawan Soejipto, desentralisasi memiliki arti sebagai pelimpahan kewenangan pemerintah kepada pihak lain untuk dilaksanakan. Soejipto juga mengatakan bahwa desentralisasi merupakan kebalikan dari sentralisasi. yakni suatu sistem yang digunakan dalam bidang pemerintahan

7. Menurut Koesoemahatmadja, R. D. H. (Raden Djenal Hoesen)

Menurut Koesoemahatmadja terdapat dua bentuk desentralisasi, yaitu dekonsentrasi dan desentralisasi ketatanegaraan atau desentralisasi politik.

Tujuan Desentralisasitujuan desentralisasi

Selama beberapa tahun belakangan, terdapat berbagai negara di dunia yang melakukan perubahan terhadap struktur pemerintahannya menjadi desentralisasi, salah satunya Indonesia. Untuk memahami pentingnya desentralisasi, kita harus mengetahui terlebih dahulu apa tujuan dari desentralisasi.

1. Menciptakan Pemerintahan yang Demokratis

Dengan menerapkan sistem desentralisasi pada daerah otonom, maka seluruh masyarakat dapat berpartisipasi dan memiliki tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan yang dilakukan oleh pemerintah.

2. Meminimalisir Ketergantungan Sumber Daya pada Pusat

Pemerintah pusat akan lebih terbantu dengan adanya sistem desentralisasi. Sebab, pemerintah pusat akan menyerahkan sepenuhnya kebijakan pengolahan sumber daya yang dihasilkan oleh daerah tersebut untuk dimanfaatkan demi kepentingan daerahnya.

3. Perbaikan Ekonomi Sosial Daerah

Selain dua tujuan diatas, desentralisasi juga memiliki tujuan untuk membantu pemerintah daerah dalam menyusun berbagai program yang diharapkan mampu memperbaiki bidang ekonomi dan sosial di daerah tersebut.

Kelebihan Desentralisasi

Terdapat beberapa kelebihan yang diperoleh dengan menggunakan sistem desentralisasi dalam upaya memperbaiki struktur organisasi yang ada di daerah, antara lain sebagai berikut.

  • Pemerintah daerah dapat menghasilkan keputusan dan kebijakan untuk daerah tanpa campur tangan atau instruksi dari pemerintah pusat.
  • Masyarakat umum dapat berpartisipasi dalam setiap penyelenggaraan daerah.
  • Memberikan peluang bagi daerah dalam upaya pemanfaatan potensi daerah secara optimal.
  • Mengurangi tugas dan tanggung jawab yang menumpuk bagi pemerintah pusat.
  • Setiap kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah daerah disesuaikan dengan kondisi daerah tersebut.
  • Meningkatkan hubungan kerja antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah.
  • Meningkatkan pembangunan daerah menjadi lebih baik sehingga rakyat hidup sejahtera.

Contoh Desentralisasi

contoh desentralisasi

Dibawah ini merupakan beberapa contoh desentralisasi yang terjadi di Indonesia.

1. Penyelenggaraan Pilkada

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) adalah jenis pemilihan yang dilakukan secara langsung oleh masyarakat yang termasuk kedalam daerah administratif yang telah memenuhi persyaratan. Kebijakan ini merupakan hasil penerapan asas desentralisasi.

Dengan adanya kebijakan ini, masyarakat dapat dengan mudah memilih pemimpin daerah secara langsung tanpa adanya campur tangan pemerintah pusat dengan melakukan penetapan pemimpin daerah yang dilakukan secara sepihak.

2. Pemekaran Daerah

Pemekaran daerah memiliki arti pemisahan wilayah otonom menjadi beberapa bagian demi terwujudnya tujuan pembangunan. Hal ini merupakan kewenangan pemerintah pusat yang diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah daerah untuk mengatur daerahnya sesuai dengan aturan undang-undang otonomi daerah.

3. Dana Istimewa

Pemberian dana istimewa yang dilakukan oleh pemerintah pusat adalah penerapan dari asas desentralisasi. Dana ini akan diserahkan kepada pemerintah daerah untuk dikelola dan akan menjadi tanggung jawab daerah kepada pusat.

4. Penyelenggaraan Asian Games

Beberapa waktu lalu, Indonesia mendapatkan kesempatan menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan olahraga tingkat Asia yakni Asian Games. Memang, penyelenggaraan ini menjadi tanggung jawab penuh pemerintah pusat Indonesia. Namun, pemerintah pusat menyerahkan kewenangan kepada dua daerah, Jakarta dan Palembang ikut berpartisipasi dalam penyelenggaraan acara tersebut.

5. Pelayanan Pajak Tiap Daerah

Di Indonesia, pajak merupakan sumber keuangan negara yang paling utama digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Walaupun demikian, pemerintah pusat menyerahkan hasil iuran pajak yang telah dibayarkan masyarakat kepada pemerintah daerah untuk dimanfaatkan dalam pembangunan daerah.

Demikianlah penjelasan lengkap mengenai pengertian desentralisasi, tujuan, kelebihan dan contoh desentralisasi. Semoga artikel daiats dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda.

Nesabamedia.com merupakan media online yang menyajikan konten menarik seputar komputer, internet, jaringan, android, website dan beberapa topik lain yang berhubungan dengan dunia komputer.

Leave a Reply

Send this to a friend