Pengertian Docker Beserta Fungsinya

Apa itu Docker? Mengenal Pengertian Docker Beserta Fungsinya

Pengertian Docker

Docker merupakan sebuah aplikasi yang bersifat open source yang dipakai dalam menyatukan file-file yang diperlukan perangkat lunak sehingga menjadi satu kesatuan lengkap. Data file pendukung maupun data pengaturan dinamakan image. Selanjutnya, kumpulan image tersebut akan digabung di dalam satu wadah yang dinamakan Container.

Dokcer telah menjadi solusi untuk para pengembang (developer) yang mengalami permasalahan dalam mengembangkan aplikasi. Dengan menggunakan docker, diharapkan aplikasi tersebut mampu berjalan secara fleksibel untuk semua lingkungan. Aplikasi ini telah menjadi perhatian para developer mulai tahun 2013.

Aplikasi ini diperkenalkan Solomon Hykes di dalam acara PyCon US. Kemudian docker secara resmi dirilis pada Juni 2014. Saat ini docker merupakan sebuah proyek internal dari dotCloud. Sekarang, aplikasi ini telah menjelma sebagai platform yang populer bagi para developer meskipun di Indonesia sendiri mungkin docker masih belum terlalu familiar dibandingkan dengan di negara lain.

Fitur-fitur Pada Docker

Pengertian Docker

Di bawah ini merupakan beberapa fitur yang dimiliki oleh aplikasi docker:

  • Docker Engine: fitur yang digunakan di dalam membangun images serta membuat container
  • Docker Hub: registry yang berfungsi untuk beragam Docker Images
  • Docker Compose: fitur yang digunakan untuk mendefinisikan aplikasi dengan menggunakan banyak kontainer
  • Docker untuk Mac: fitur yang memungkinkan developer dalam menjalankan kontainer di Mac
  • Docker untuk Linux: fitur yang memungkinkan developer dalam menjalankan kontainer di Linux
  • Docker untuk Windows: fitur yang memungkinkan developer dalam menjalankan kontainer di Windows

Cara Kerja Docker

  • Docker image: file yang di dalamya berisi petunjuk dan informasi yang digunakan membangun container. Image juga digunakan untuk mengirimkan dan menggunakan informasi
  • Container: lingkungan yang digunakan menjalankan dan juga mengemas aplikasi yang mencakup runtime, kode, pengaturan, dan juga system tools. Container tersebut hanya bisa digunakan untuk mengakses resource yang sudah ditentukan dalam docker image
  • Docker client: tempat yang digunakan untuk mengirimkan perintah seperti docker pull, docker build, serta docker run terhadap docker daemon
  • Docker Engine Rest API: digunakan ketika bekomunikasi dengan docker daemon dan bisa diakses melalui HTTP
  • Docker host: menyediakan lingkungan secara lengkap dalam menjalankan aplikasi. Docker host juga bertanggung jawab pada penerimaan perintah dari docker client
  • Docker daemon: proses di dalam pengelolaan docker images, network, kontainer, serta storage volumes. Docker ini juga bertugas menerima permintaan dari docker API serta memprosesnya
  • Docker registry: wadah yang digunakan untuk menyimpan docker image. Docker image memberikan reaksi berdasarkan perinta yang diberikan. Misalnya ketika diminta untuk menjalankan docker push, maka docker image akan dibagikan atau didorong ke docker hub
  • Docker Hub: sebuah layanan untuk berbagi dan menemukan gambar container bersama tim

Itulah informasi seputar docker. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Send this to a friend