Apa itu Faximile

Apa itu Faximile? Mengenal Pengertian Faximile Beserta Cara Kerjanya

Faximile atau Faksimili adalah sebuah mesin faks yang berfungsi mengirimkan dokumen dengan memanfaatkan perangkat yang dapat beroperasi pada jaringan telepon. Faks juga termasuk gabungan antara beberapa printer, scanner, serta telepon. Fungsi secara  umum dari faximile yaitu mengirimkan pesan bebentuk gambar. Informasi selengkapnya mengenai faks akan kami jelaskan di bawah ini.

Pengertian Faximile

Pengertian Faximile adalah

Faxmilie merupakan sebuah mesin yang digunakan untuk mengirim maupun menerima dokumen melalui kabel maupun gelombang radio. Alat ini sudah digunakan pada zaman dahulu hingga sekarang. Meskipun sekarang sudah mulai jarang orang menggunakan faximile. Dulu hampir semua orang memanfaatkan mesin ini untuk saling mengirim dokumen atau bertukar informasi. Hal ini karena metode atau caranya yang terbilang mudah serta waktu pengirimannya lumayan cepat.

Anda hanya perlu memasukkan nomor telepon yang merupakan alamat tujuan. Selanjutnya Anda tinggal menentukan mana dokumen yang akan Anda kirim kepada nomor tersebut. Selain itu, kertas yang digunakan untuk mencetak dokumen dari faximile juga harus berupa kertas khusus. Kertas tersebut dinamakan kertas thermal.

Biasanya dokumen yang dikirimkan dengan menggunakan mesin faximile antara lain surat  kabar, foto, dokumen keuangan, telegram, peta, dokumen tentang cuaca, dan lain sebagainya. Ada juga yang mengatakan bahwa faximile merupakan sebuah mesin fotokopi namun berupaa fotokopi jarak jauh atau telecopier.

Bagaimana Cara Kerja Faximile?

Cara Kerja Faximile

Untuk faximile pengirim, dokumen atau gambar asli akan dimasukkan ke tabung silider. Tabung tersebut memiliki perputaran antara 90 sampai dengan 360 putaran setiap menitnya. Selanjutnya, akan ada sorotan cahaya yang ditembakkan pada dokumen atau gambar yang ada di dalam tabung tersebut. Berkas cahaya tersebut selanjtunya akan menyusuri titik demi titik dan garis demi garis dan selanjutnya akan memantulkannya melalui sebuah lensa ke sel fotolistrik.

Sel tersebut berperan dalam mengubah pantulan cahaya yang intensitasnya berubah-ubah menjadi arus listrik yang juga berubah-ubah. Sementara itu untuk faximile penerima, arus listrik yang berasal dari kabel maupun isyarat radio yang berubah menjadi berkas cahaya akan ditembakkan pada tabung silinder yang memiliki kecepatan putarnya sama dengan tabung yang terdapat pada faximile pengirim.

Untuk menghasilkan dokumen sesuai dengan yang dikirimkan oleh faximile pengirim, sorotan cahaya di dalam mesin faximile akan bergerak untuk membaca pesan yang berasal dari faximile pengirim. Untuk bisa memproduksi gambar maupun foto, diperlukan kurang lebih 200 susuran garis cahaya per satu sentimeter. Sistem kerja dari faximile ini pertama kali diperkenalkan oleh sebuah pembuat jam yang berasal dari Skotlandia. Dia bernama Alexander Bain pada 1843.

Akan tetapi penemuannya tersebut hanya mampu digunakan untuk mengirim dokumen dengan jarak yang dekat. Selanjutnya di tahun 1902, seorang ahli fisika bernama Arthur Korn mengembangkan sebuah sistem untuk bisa mengirimkan foto dengan memanfaatkan sel-sel foto elektrik selen. Selain itu, di awal kemunculannya faximile memiliki ukuran sangat besat bahkan seperti kulkas. Namun seiring berjalannya waktu, faximile ukurannya semakin diperkecil dan membuatnya lebih praktis dan tidak membutuhkan banyak tempat.

Leave a Reply

Send this to a friend