Pengertian Korupsi Beserta Penyebab, Dampak dan Bentuk-Bentuk Korupsi

Pengertian Korupsi

Secara umum, korupsi merupakan tindakan tercela. Karena tindakan korupsi adalah tindakan penyelewengan tugas publik untuk kepentingan pribadi. Dimana korupsi ini, sangat meresahkan masyarakat karena hal-hal yang dikorupsi adalah melibatkan masyarakat.

Kasus korupsi telah ditetapkan sebagai tindakan kriminal karena dapat merugikan berbagai pihak. Korupsi biasanya dilakukan untuk mendapatkan posisi atau jabatan yang lebih tinggi.

Pengertian Korupsi Menurut Para Ahli

Pengertian Korupsi Menurut Para Ahli

Selain pengertian Korupsi secara umum, terdapat juga beberapa ahli yang menjelaskan mengenai pengertian Korupsi, seperti berikut:

1. Pengertian Korupsi Menurut Alatas

Menurut Alatas, korupsi merupakan tindakan pencurian yang dilakukan melalui penipuan untuk mengkhianati kepercayaan. Korupsi ini merupakan suatu wujud tindakan immoral dari dorongan untuk mendapatkan sesuatu dengan menggunakan metode penipuan dan pencurian. Bentuk dari korupsi bisa berupa nepotisme dan korupsi otogenik.

2. Pengertian Korupsi Menurut Brooks

Menurut Brooks, korupsi adalah tindakan yang dilakukan dengan sengaja dalam melakukan kesalahan atau dalam kata lain melalaikan tugas yang diketahui sebagai kewajiban, atau tanpa keuntungan yang bersifat pribadi.

3. Pengertian Korupsi Menurut Robert Klitgaard

Menurut Robert Klitgaard, korupsi merupakan suatu tindakan tingkah laku yang meyimpang dari tugas-tugas resmi dalam jabatannya. Dimana penyimpangan ini dilakukan untuk memperoleh keuntungan status atau uang untuk pribadi. Robert Klitgaard menyatakan bahwa korupsi bisa dilihat dari perspektif administrasi suatu negara.

4. Pengertian Korupsi Menurut Jose Veloso Abueva

Menurut Jose Veloso Abueva, korupsi adalah tindakan yang mempergunakan kekayaan negara untuk memperkaya diri. Kekayaan yang dimaksudkan adalah uang, barang-barang milik negara ataupun kesempatan.

5. Pengertian Korupsi Menurut Philip

Menurut Philip, korupsi merupakan suatu tingkah laku dan tindakan seorang pejabat atau pegawai negara yang menyimpang dari tugas publik secara formal. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan keuntungan pribadi, atau keuntungan bagi orang-orang tertentu yang terkait dengan pelaku korupsi, seperti keluarga, karib, kerabat dan teman koruptor.

6. Pengertian Korupsi Menurut Anwar

Menurut Anwar, korupsi merupakan penyalahgunaan amanah untuk kepentingan pribadi.

Penyebab Korupsi

Penyebab Korupsi

Korupsi bisa disebabkan oleh berbagai macam hal dan kejadian. Sehingga untuk memahaminya anda dapat menggunakan beberapa referensi tambahan mengenai penyebab korupsi. Berikut merupakan beberapa penyebab korupsi yang sering terjadi:

  • Sifat pejabat yang serakah. Sifat serakah memang menjadi penyebab utama terjadinya kasus korupsi. Karena keserakahan itulah seseorang bisa menginginkan semua harta untuk menjadi satu-satunya milik mereka.
  • Keteladanan pemimpin tidak ada. Seorang pemimpin yang tidak teladan bisa juga menjadi salah satu penyebab adanya korupsi, karena seakan-akan pemimpin tidak peduli dengan kondisi yang sedang dihadapi dan membiarkan kasus korupsi terjadi.
  • Pengawasan yang tidak efektif. Ketidakefektifan pengawasan negara terhadap pegawai atau pejabat-pejabat negara juga bisa menjadi salah satu penyebab adanya kasus korupsi.
  • Kompensasi Gaji PNS rendah. Hal ini dikarenakan gaji yang diterima oleh PNS dirasa masih rendah sehingga mereka tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
  • Sistem penyelenggaraan negara yang keliru. Sistem penyelenggaraan negara ini perlu dilakukan pengkajian dengan teliti dan detail sehingga dapat meminimalisir adanya kasus korupsi.
  • Hukuman koruptor ringan. Dikarenakan hukuman yang diberikan ringan, maka koruptor biasanya tidak jera dengan tindakan yang dilakukannya. Sehingga perlu ada tindakan hukum yang tepat untuk dapat memberikan rasa takut pada koruptor atas tindakan yang dilakukannya.

Dampak Korupsi

Dampak korupsi

Korupsi merupakan kegiatan yang sangat berdampak bagi kehidupan manusia. Sehingga anda perlu waspada jika ada tindak korupsi yang dilakukan disekitar anda. Untuk itu anda perlu memahami beberapa dampak korupsi yang bisa terjadi adalah sebagai berikut:

  1. Dampak terhadap sosial dan kemiskinan masyarakat, sebagai berikut:
  • Harga jasa dan pelayanan publik akan semakin meningkat
  • Akses yang bisa didapatkan oleh masyarakat akan sangat terbatas
  • Angka kriminalitas di Indonesia akan semakin meningkat
  • Kemiskinan rakyat semakin meningkat dan sulit untuk mengentaskannya
  1. Dampak terhadap ekonomi, sebagai berikut:
  • Produktifitas semakin menurun
  • Kualitas barang dan jasa semakin rendah
  • Pendapatan negara dari sektor pajak menurun
  • Hutang negara semakin meningkat
  1. Dampak terhadap pertahanan dan keamanan negara, sebagai berikut:
  • Kekerasan dalam masyarakat akan semakin meningkat dan menguat. Hal ini dikarenakan banyak dampak yang berimbas pada kehidupan masyarakat
  • Garis batas negara akan semakin melemah
  • Persenjataan dan sumber daya manusia dalam bidang pertahanan dan keamanan negara akan semakin melemah dan semakin sedikit
  1. Dampak terhadap politik dan demokrasi, sebagai berikut:
  • Kedaulatan rakyat dapat terancam dan bisa berakibat hancur
  • Pemilik modal akan semakin berkuasa dan sistem politiknya akan semakin menguat
  • Kepercayaan publik terhadap demokrasi bisa menghilang, karena adanya kasus korupsi yang dilakukan
  • Kepemimpinan yang menjadi koruptor akan banyak ditemui
  1. Dampak terhadap lingkungan, sebagai berikut:
  • Kualitas hidup masyarakat akan mengalami penurunan
  • Kualitas lingkungan dalam masyarakat juga akan mengalami penurunan
  1. Dampak terhadap penegak hukum, sebagai berikut:
  • Fungsi pemerintahan akan kehilangan stabilitasnya sehingga tidak akan berjalan dengan baik
  • Kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah bisa menghilang, dan berdampak pada masyarakat menjadi acuh dan tidak mau mendengarkan kata pemerintah, karena merasa sudah dikhianati

Bentuk-Bentuk Korupsi

Bentuk-Bentuk Korupsi

Berikut ini merupakan beberapa bentuk-bentuk korupsi yang sering dilakukan:

  • Penyuapan, merupakan tindakan untuk mengubah kesalahan menjadi tidak terlihat. Dalam kata lain supaya si koruptor tidak mendapatkan hukuman yang seharusnya karena mereka sudah melakukan pemberian kepada pihak-pihak yang terkait untuk menutupi kesalahannya.
  • Penggelapan, merupakan jenis pencurian uang dan benda lainnya dengan melibatkan seseorang yang diberi amanah untuk menjaga barang atau benda-benda tersebut.
  • Pemerasan, merupakan tindakan mengancam seseorang agar mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan.
  • Penyalahgunaan atau penyelewengan, merupakan tindakan yang dilakukan tidak sesuai dengan apa yang seharusnya dilakukan sesuai tanggung jawab, hak dan kewajibannya.

Nah, dengan mengetahui berbagai informasi mengenai korupsi, diharapkan anda dapat meningkatkan kesadaran anda terhadap hak dan kewajiban yang harus anda lakukan.

Meskipun sebagai masyarakat, anda tetap waspada terhadap kejadian atau kasus-kasus yang terjadi disekitar anda. sehingga dengan begitu anda lebih bisa memahami bagaimana situasi dan kondisi nyata pada saat ini. Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda.

Leave a Reply

Send this to a friend