Pengguna Windows di Cina Tidak Bisa Pasang Windows 11, Karena Kebijakan TPM

Pengguna di Cina Tidak Bisa Pasang Windows 11, Karena Kebijakan TPM

NESABAMEDIA.COMMicrosoft adalah perusahaan dengan jangkauan global, dan bergantung pada jangkauan itu untuk mempertahankan bisnisnya. Dengan demikian, sepertinya perusahaan asal Redmond itu tidak tahu tentang adanya kebijakan pembatasan modul TPM di Cina. Pertanyaannya kemudian menjadi, mengapa pembatasan tersebut tidak sepenuhnya ditangani dan diperhitungkan oleh Microsoft pada hari pertama?

Sementara jawaban untuk itu masih belum diketahui, yang diketahui adalah bahwa pengguna Windows yang ada di Cina akan sangat kesulitan untuk meningkatkan ke Windows 11, terutama karena chip TPM buatan luar negeri, dilarang di negara tersebut dan chip tersebut merupakan bagian dari persyaratan untuk sistem operasi terbaru Microsoft.

Menurut William Li, seorang analis semikonduktor di Counterpoint Research, Microsoft secara taktis mengabaikan aturan persyaratan TPM dalam kasus-kasus tertentu, dalam hal ini pengecualian karena kebijakan pemerintah Cina dan Rusia. Tetapi pengecualian itu terjadi pada tingkat yang lebih tinggi daripada rata-rata konsumen, setidaknya saat ini.

Banyak konsumen Cina terjebak di persimpangan jalan karena perangkat keras mereka tidak memiliki lampu hijau untuk Windows 11 dan mereka tidak memiliki cara untuk mendapatkan teknologi TPM yang diperlukan.

“Sekarang Windows 11 telah tersedia untuk pengguna publik, tapi sejumlah vendor perangkat PC di Cina tidak bisa memasukkan modul TPM karena adanya larangan dari pemerintah setempat. Jadi kami para pengguna Windows yang berada di Cina tidak bisa memasang Windows 11. Kami sedang menunggu apakah nanti ada Windows 11 yang khusus untuk versi Cina,” ungkap salah pengguna asal Cina dalam akun Weibo miliknya.

Kebijakan negara tentang TPM buatan asing itu telah dimulai sejak tahun 1999 sebagai bagian dari perang pembuatan semikonduktor yang berlangsung lama antara pemerintah Amerika Serikat dengan pemerintah Cina.

Negeri Tirai Bambu itu memutuskan untuk memilih versi TPM-nya sendiri daripada varian asing, seperti jenis atau brand yang diamanatkan Microsoft untuk Windows 11. Ini sejalan dengan TCM, yang merupakan singkatan dari Trusted Cryptography Module.

Windows memang menjadi sistem operasi yang populer di Cina. Namun meski demikian, Microsoft mengaku tidak pernah mendapatkan pendapatan yang signifikan dari pasar tersebut.

Dalam laporan keuangan yang dirilis tahun lalu, Microsoft menjelaskan bahwa pasar Cina hanya menyumbang 2% dari seluruh total pendapatan perusahaan. Faktor utamanya adalah tingginya tingkat pembajakan perangkat lunak di sana, karena ketatnya aturan yang dikenakan pemerintah Tiongkok.

Leave a Reply

Send this to a friend