Laptop Windows 10

Penjualan Laptop Windows 10 Alami Penurunan Sepanjang Tahun 2020

NESABAMEDIA.COMKabar kurang sedap muncul terkait laporan penjualan laptop dengan Windows 10 yang mengalami penurunan. Meskipun sistem operasi Windows 10 masih mendominasi dalam pasar notebook, namun nilainya mengalami penurunan hingga berada di bawah 80 persen untuk pertama kalinya. 

Laporan ini diungkapkan oleh lembaga riset TrendForce, yang juga menemukan bahwa secara keseluruhan penjualan perangkat notebook sepanjang tahun 2020 lalu, mengalami kenaikan. Faktor utamanya tentu karena wabah pandemi yang mengharuskan banyak orang untuk bekerja dari rumah secara jarak jauh. 

Peningkatan penjualan perangkat notebook secara keseluruhan naik sebesar 22,5 persen secara year-to-year pada tahun 2020 lalu. Disebutkan juga jumlah penjualannya mencapai 200 juta unit, dan ini merupakan rekor baru. 

Namun sayangnya hal ini tidak dialami oleh Microsoft dengan penjualan perangkat notebook yang menggunakan sistem operasi Windows 10. Lebih buruknya lagi, pangsa pasar Windows 10 diketahui dimakan oleh Chromebook. Perangkat Chromebook menyumbang 15 persen dari total penjualan perangkat notebook global, dan persentasenya ini diperkirakan akan meningkat sampai 18,5 persen pada tahun 2021 ini nanti. 

Meski demikian, Microsoft tidak terlalu ambil pusing dengan penurunan penjualan perangkat laptop berbasis Windows 10 itu. Sebab Windows saat ini masih mendominasi pasar, dan akan tetap mempertahankannya hingga beberapa waktu ke depan. 

TrendForce memprediksi bahwa pangsa pasar Windows masih akan berada di kisaran 70 sampai 75 persen, sementara Chrome OS sekitar 15 sampai 20 persen, dan maCOS masih di bawah 10 persen. 

Mungkin karena faktor harga, penggunaan yang mudah dan gampang untuk dibawa kemana saja, membuat penjualan Chrome mengalami peningkatan pada tahun 2020 lalu. Diketahui penjualannya mencapai 29.6 juta unit sepanjang tahun. Jumlah ini meningkat pesat sebanyak 74 persen dibandingkan jumlah penjualan pada tahun sebelumnya.

Penjualan dari kelas menengah dan kelas atas serta penggunaan umum untuk kegiatan bisnis dari produk notebook, diperkirakan masih tetap tinggi sepanjang tahun 2021 ini. Meski demikian, tantangannya masih tetap sama yakni soal distribusi produk yang terganggu oleh kebijakan pembatasan aktivitas dari tiap-tiap negara akibat wabah pandemi.

Leave a Reply

Send this to a friend